• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, Oktober 16, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

Redaksi by Redaksi
12 Oktober 2026
in ADVERTORIAL
0
Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia
249
SHARES
249
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama Korea Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) program K-Smart Farm untuk meninjau pelaksanaan kerja sama, mengidentifikasi kendala teknis, serta merumuskan langkah perbaikan bagi keberlanjutan penerapan teknologi pertanian modern di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar 2 Polbangtan Bogor, Rabu 14 Oktober 2026, ini melibatkan tim KNU-IIRD dari Korea Selatan, perwakilan Sekretariat Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), pengelola K-Smart Farm, serta alumni pelatihan jangka panjang (long term training).

Evaluasi berfokus pada pelaksanaan proyek kerja sama bertajuk Enhancing Millennial Farmers’ Income by Adopting K-Smart Farm Technology in Indonesia. Program ini bertujuan mendukung peningkatan pendapatan petani milenial melalui pemanfaatan teknologi pertanian cerdas, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia pertanian dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam arahannya senantiasa menekankan pentingnya modernisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi, peningkatan produktivitas, dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

BERITA LAINNYA

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

15 Oktober 2026
Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi

Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi

13 Oktober 2026
DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen

DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen

12 Oktober 2026
Gerakan Tanam Sukses Gerakkan Sektor Pertanian Modern

Gerakan Tanam Sukses Gerakkan Sektor Pertanian Modern

9 Oktober 2026

Menurut dia, pengembangan smart farming menjadi salah satu upaya untuk mendorong pertanian Indonesia semakin efisien, produktif, dan berdaya saing.

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, juga menekankan pentingnya pengembangan kompetensi sumber daya manusia pertanian agar mampu beradaptasi dengan transformasi teknologi.

Melalui program kerja sama internasional seperti K-Smart Farm, pengelola lembaga pendidikan vokasi, mahasiswa, dan petani diharapkan memperoleh pengalaman serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pertanian masa depan.

Dalam sesi evaluasi bersama tim teknis pengelola, dibahas pemanfaatan fasilitas smart greenhouse yang telah mendukung kegiatan pembibitan cabai, tomat, dan terong, serta budidaya tomat ceri dan melon.

Masih kata dia, bibit yang dihasilkan juga telah dipasarkan kepada petani dan mahasiswa di wilayah Bogor. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan pembelajaran berbasis praktik di lingkungan pendidikan vokasi pertanian.

Mahasiswa dan pengelola dapat mengenal penerapan teknologi pertanian modern, termasuk penggunaan sensor dan sistem otomasi sederhana untuk memantau kondisi lingkungan tanaman.

Pelaksanaan pelatihan yang telah berlangsung dalam empat gelombang juga memberikan pengetahuan kepada peserta mengenai pemanfaatan teknologi smart farming. Alumni pelatihan mengungkapkan bahwa program tersebut membantu meningkatkan pengetahuan pertanian dan keterampilan dalam pengelolaan greenhouse.

Meski demikian, hasil evaluasi mencatat sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas. Beberapa di antaranya adalah sistem pemantauan berbasis web server yang belum dapat diakses, gangguan pada sensor dan peralatan pemompa, serta sistem otomatis mesin fogger yang belum berfungsi optimal.

Selain itu, pelatihan teknis lanjutan dan transfer pengetahuan mengenai pengoperasian serta pemeliharaan perangkat masih diperlukan. Ketersediaan suku cadang yang harus didatangkan dari Korea Selatan juga menjadi tantangan tersendiri dalam pemeliharaan fasilitas.

Temuan tersebut menjadi bahan penting bagi kedua pihak untuk menyusun rekomendasi tindak lanjut, khususnya terkait perbaikan teknologi, peningkatan kompetensi pengelola, serta penguatan dukungan teknis agar fasilitas dapat beroperasi secara optimal.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menekankan pentingnya menjadikan fasilitas pendidikan vokasi sebagai sarana pembelajaran yang terhubung dengan kebutuhan nyata sektor pertanian.

Selain mengevaluasi aspek teknis, kegiatan monev juga melibatkan alumni long term training yang berasal dari wilayah Bogor dan mengikuti pelatihan pada 2024 maupun 2025. Peserta memiliki latar belakang beragam, mulai dari siswa dan mahasiswa hingga petani konvensional.

Para alumni menyampaikan bahwa pelatihan memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan greenhouse. Namun, mereka juga menyoroti perlunya dukungan lanjutan untuk membantu petani mengakses pasar dan menghasilkan produk berkualitas dengan harga yang kompetitif.

Masukan tersebut memperlihatkan bahwa adopsi teknologi pertanian tidak cukup hanya berfokus pada proses produksi. Penguatan kemampuan pemasaran, pemahaman kebutuhan konsumen, dan akses terhadap pasar juga menjadi faktor penting agar penerapan teknologi memberikan manfaat ekonomi bagi petani.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dari upaya memastikan manfaat kerja sama dapat terus dikembangkan, baik untuk pembelajaran mahasiswa maupun peningkatan kapasitas petani.

“Program K-Smart Farm memiliki potensi besar sebagai sarana pembelajaran, pengembangan inovasi, dan penguatan kompetensi sumber daya manusia pertanian,” jelasnya.

Karena itu lanjut dia, hasil monitoring dan evaluasi ini perlu ditindaklanjuti secara konkret, mulai dari perbaikan fasilitas, peningkatan kemampuan teknis pengelola, hingga pengembangan aspek usaha dan pemasaran.

“Dengan demikian, teknologi yang tersedia dapat memberikan manfaat yang lebih luas,” demikian draf pernyataan Direktur Polbangtan Bogor.

Pengelolaan K-Smart Farm turut menghadapi tantangan pembiayaan operasional, termasuk pengadaan sarana produksi, perawatan sensor dan peralatan, serta kebutuhan suku cadang. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang agar fasilitas dapat terus dimanfaatkan tanpa mengabaikan aspek efisiensi dan keberlanjutan.

Hasil monitoring dan evaluasi menyimpulkan bahwa kerja sama Indonesia–Korea Selatan dalam pengembangan smart farming dan smart greenhouse memiliki potensi besar untuk mendukung modernisasi pertanian serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Sejumlah rekomendasi yang mengemuka meliputi perbaikan sistem teknologi dan sensor, penguatan pelatihan teknis lanjutan, peningkatan transfer pengetahuan dari pihak Korea Selatan, kemudahan akses suku cadang, serta penguatan koordinasi antara pihak.

Pengembangan teknologi juga perlu mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan ekonomi petani agar penerapannya lebih terjangkau dan dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Melalui evaluasi ini, Polbangtan Bogor bersama para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat pengelolaan fasilitas K-Smart Farm sebagai bagian dari upaya mendorong pendidikan vokasi pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ke depan, optimalisasi fasilitas, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan hubungan antara produksi dan pemasaran diharapkan dapat menjadikan smart farming tidak sekadar inovasi teknologi, tetapi juga solusi nyata untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Indonesia. (Adv)

Tags: IndonesiaK-SMART FARMKementanPanganPertanianPolbangtanSmart FarmingSwasembadausaha tani

Related Posts

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern
ADVERTORIAL

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

15 Oktober 2026
Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi
ADVERTORIAL

Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi

13 Oktober 2026
DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
ADVERTORIAL

DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen

12 Oktober 2026
Gerakan Tanam Sukses Gerakkan Sektor Pertanian Modern
ADVERTORIAL

Gerakan Tanam Sukses Gerakkan Sektor Pertanian Modern

9 Oktober 2026
World Cleanup Day, Pramuka Kota Bogor Terjun Edukasi Warga Pilah Sampah di CFD
ADVERTORIAL

World Cleanup Day, Pramuka Kota Bogor Terjun Edukasi Warga Pilah Sampah di CFD

8 Oktober 2026
Tanam Padi Makin Canggih, Polbangtan Kementan Bawa Drone Seeder ke GERTAM PM-AAS
ADVERTORIAL

Tanam Padi Makin Canggih, Polbangtan Kementan Bawa Drone Seeder ke GERTAM PM-AAS

8 Oktober 2026
Next Post
bomang

Dari Dolomit hingga Mulsa, Satgas Korem 061 Siapkan Lahan Jagung di Bomang

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Mantap! PWI-DKPP tandatangani MoU sosialisasikan KEPP

Mantap! PWI-DKPP tandatangani MoU sosialisasikan KEPP

7 April 2023
Ingin Bogor Terus Berlari, Bima Arya Lantik 365 ASN

Ingin Bogor Terus Berlari, Bima Arya Lantik 365 ASN

3 Februari 2023
Proyek Jalan di Tamansari Senilai Rp1,9 Miliar Mangkrak, Masyarakat Geram

Proyek Jalan di Tamansari Senilai Rp1,9 Miliar Mangkrak, Masyarakat Geram

12 Februari 2024
Catat Yuk! Buah yang Aman Dikonsumsi Pengidap Asam Lambung

Catat Yuk! Buah yang Aman Dikonsumsi Pengidap Asam Lambung

20 April 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In