BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Sebanyak 253 rumah dan lima fasilitas ibadah di Kabupaten Bogor mengalami kerusakan akibat gempa bermagnitudo 4,1 pada Kamis, 15 Oktober 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat kerusakan tersebut tersebar di tiga desa di Kecamatan Leuwiliang dan Pamijahan.
Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengatakan warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat terpaksa mengungsi sementara untuk menghindari risiko bangunan ambruk.
“Untuk yang mengungsi terdampak rumah rusak berat,” kata Andi, Senin, 19 Oktober 2026.
Berdasarkan pendataan BPBD, gempa tersebut menyebabkan 222 rumah rusak ringan, 25 rumah rusak sedang, dan enam rumah rusak berat. Selain itu, lima fasilitas ibadah mengalami kerusakan ringan.
Kerusakan tersebar di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, serta Desa Cibunian dan Desa Purwabakti di Kecamatan Pamijahan.
Di Desa Purasari, BPBD mencatat 55 rumah rusak ringan, 15 rumah rusak sedang, dan tiga rumah rusak berat. Sementara itu, di Desa Cibunian terdapat 70 rumah rusak ringan dan enam rumah rusak sedang. Dua fasilitas ibadah di desa tersebut juga mengalami kerusakan ringan.
Adapun di Desa Purwabakti, sebanyak 97 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan tiga rumah rusak berat. Tiga fasilitas ibadah di wilayah itu turut mengalami kerusakan ringan.
Selain kerusakan bangunan, gempa mengakibatkan satu warga mengalami luka ringan. Korban telah mendapatkan penanganan di klinik kesehatan.
Andi mengatakan BPBD masih melakukan pendataan dampak bencana di wilayah terdampak untuk mendukung proses penanganan pascagempa.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post