BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pencarian Fathan Afgary, 7 tahun, yang dilaporkan hilang sejak Rabu, 21 Oktober 2026, berakhir di sebuah sumur di Balai RW 18, Perumahan Villa Permata Mas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Jasad Fathan ditemukan pada Jumat sore, 23 Oktober 2026, setelah dua hari pencarian.
Kapolsek Gunung Putri Komisaris Hillal Adi Imawan mengatakan jasad Fathan ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Bogor bersama tim K9 bersiap menyisir lokasi untuk mencari keberadaan korban.
Di tengah persiapan tersebut, seorang saksi berinisial R mendatangi petugas dan menyampaikan kecurigaannya terhadap sebuah sumur di balai RW. Sumur itu, menurut Hillal, belum pernah diperiksa warga selama pencarian berlangsung sejak Rabu hingga Kamis.
“Setelah penutup sumur dibuka, petugas mendapati seorang anak berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 10 meter, dalam posisi tengkurap,” kata Hillal, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Sektor Gunung Putri untuk mengevakuasi jasad korban. Setelah berhasil diangkat, jasad Fathan dibawa ke rumah untuk diserahkan kepada keluarganya.
Keluarga menolak autopsi terhadap jasad Fathan. Korban kemudian dimakamkan di pemakaman Inkopad, Depok.
Meski jasad korban telah ditemukan, polisi masih mendalami peristiwa tersebut. Penyelidikan meliputi pemeriksaan tempat kejadian perkara, dokumentasi, pengumpulan keterangan saksi, serta penelusuran rekaman kamera pengawas atau CCTV.
Kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai bagaimana Fathan bisa berada di dalam sumur tersebut. Karena itu, rangkaian pemeriksaan masih diperlukan untuk mengungkap kronologi kejadian.
Hillal mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga yang mengetahui informasi relevan diminta menyampaikannya kepada polisi.
“Apabila masyarakat mengetahui adanya tindak pidana atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi Call Center Polri 110,” ujarnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post