• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, Oktober 29, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Jurnalis Diduga Alami Represif Saat Liput Aksi di Kota Bogor, Manajemen Layangkan Protes Keras

Redaksi by Redaksi
29 Oktober 2026
in BOGOR RAYA, NASIONAL, PERISTIWA
0
Jurnalis Diduga Alami Represif Saat Liput Aksi di Kota Bogor, Manajemen Layangkan Protes Keras

Videografer Metropolitan Alami Penangkapan dan Intimidasi di Lapangan oleh Oknum Aparat Kepolisian Kota Bogor. Foto: Ist

34
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id – Pihak Metropolitan menyesalkan dugaan tindakan represif yang dilakukan oknum aparat kepolisian berpakaian sipil terhadap videografer Metropolitan saat meliput aksi demonstrasi di Kota Bogor. Dalam peristiwa tersebut, videografer yang bersangkutan mengaku ditangkap meski telah menunjukkan identitas pers dan menegaskan sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Senior Manager Produksi dan Konten Metropolitan M Indra membenarkan adanya penangkapan tersebut. Pihaknya menilai kejadian itu sebagai persoalan serius yang perlu mendapat perhatian dan evaluasi dari institusi kepolisian.

Terlebih, berdasarkan keterangan videografer, penangkapan tersebut disertai dugaan pengambilan kartu identitas pers serta tekanan untuk menghapus rekaman yang memperlihatkan dugaan pemukulan terhadap massa aksi mahasiswa.

“Kami menyesalkan tindakan yang dialami videografer kami saat menjalankan tugas peliputan. Yang bersangkutan telah menyatakan dirinya sebagai wartawan dan menunjukkan identitas pers. Karena itu, peristiwa ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.

BERITA LAINNYA

Dugaan kekerasan oknum aparat

Jurnalis Metropolitan Diduga Dipukul dan Diintimidasi Saat Liputan Demo, PWI Hingga AMSI Reaksi Keras

29 Oktober 2026
keracunan

Siswa Keracunan MBG, Orang Tua Desak Pengawasan Diperketat

29 Oktober 2026
Palangka Raya

Kabut Asap Menipis, Sekolah di Palangka Raya Kembali Gelar PTM Terbatas

29 Oktober 2026
EIGER Nature Megamendung Diharapkan Buka Lapangan Kerja Baru bagi Warga Bogor

EIGER Nature Megamendung Diharapkan Buka Lapangan Kerja Baru bagi Warga Bogor

28 Oktober 2026

Menurutnya, wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik secara profesional seharusnya mendapatkan perlindungan dan ruang untuk bekerja, bukan justru menghadapi intimidasi maupun tindakan represif di lapangan.

Ia menegaskan, peliputan demonstrasi merupakan bagian dari kerja jurnalistik untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi mengenai peristiwa yang berlangsung di ruang publik. Karena itu, keberadaan wartawan tidak semestinya dipandang sebagai penghalang dalam pengamanan aksi.

“Wartawan datang untuk menjalankan tugas jurnalistik dan menyampaikan fakta kepada masyarakat. Keselamatan jurnalis serta penghormatan terhadap kebebasan pers harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk aparat yang bertugas mengamankan demonstrasi,” tegasnya.

Diduga Diminta Hapus Rekaman

Metropolitan juga menyoroti keterangan videografer yang mengaku mendapat tekanan untuk menghapus rekaman dugaan pemukulan terhadap massa aksi.

Berdasarkan penuturan yang diterima pihak media, seorang pria berpakaian sipil diduga meminta videografer menghapus video tersebut dengan alasan menjaga citra institusi. Namun, videografer mengaku tidak sempat menghapus rekaman yang dimaksud.

Pihak Metropolitan menilai dugaan permintaan penghapusan rekaman tersebut perlu ditelusuri secara objektif, termasuk mengidentifikasi pihak yang terlibat dan alasan tindakan tersebut dilakukan.

“Jika benar ada tekanan untuk menghapus rekaman jurnalistik, hal itu tidak bisa dianggap sepele. Rekaman yang diperoleh wartawan dalam menjalankan tugasnya tidak semestinya dihapus melalui intimidasi atau tekanan,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran dalam penanganan demonstrasi perlu diperiksa secara terbuka agar tidak menimbulkan persoalan yang lebih luas, terutama menyangkut perlindungan terhadap kerja jurnalistik dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

Desak Polisi Lakukan Pemeriksaan

Atas kejadian tersebut, Metropolitan mendesak pihak kepolisian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan penangkapan videografer, pengambilan kartu identitas pers, serta permintaan penghapusan rekaman.

Pihaknya juga meminta agar identitas dan peran orang-orang yang terlibat ditelusuri sehingga kejadian tersebut dapat dijelaskan secara terang. Apabila ditemukan pelanggaran, Metropolitan mendorong adanya pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta kepolisian mengusut kejadian ini secara objektif. Harus ada kejelasan mengenai siapa yang melakukan penangkapan, mengapa identitas pers diambil, dan apa dasar permintaan penghapusan rekaman tersebut,” katanya.

Ia mengingatkan, kebebasan pers merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, penanganan demonstrasi tidak boleh menjadi alasan untuk menghalangi wartawan yang sedang melakukan peliputan secara profesional.

Metropolitan berharap kejadian serupa tidak kembali dialami jurnalis lain, baik dari medianya maupun media lainnya. Pengamanan demonstrasi, menurutnya, harus tetap memperhatikan keselamatan wartawan dan menghormati kemerdekaan pers.

“Kebebasan pers bukan hanya menyangkut kepentingan wartawan atau perusahaan media, tetapi juga hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar. Jangan sampai tindakan represif terhadap jurnalis justru menghalangi publik mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di lapangan,” pungkasnya.

Editor : Muttaqien

Tags: Aparat KepolisianDemonstrasiPolresta Bogor KotaTindakan RepresifTugas Jurnalistik

Related Posts

Dugaan kekerasan oknum aparat
BOGOR RAYA

Jurnalis Metropolitan Diduga Dipukul dan Diintimidasi Saat Liputan Demo, PWI Hingga AMSI Reaksi Keras

29 Oktober 2026
keracunan
BOGOR RAYA

Siswa Keracunan MBG, Orang Tua Desak Pengawasan Diperketat

29 Oktober 2026
Palangka Raya
NASIONAL

Kabut Asap Menipis, Sekolah di Palangka Raya Kembali Gelar PTM Terbatas

29 Oktober 2026
EIGER Nature Megamendung Diharapkan Buka Lapangan Kerja Baru bagi Warga Bogor
BOGOR RAYA

EIGER Nature Megamendung Diharapkan Buka Lapangan Kerja Baru bagi Warga Bogor

28 Oktober 2026
keracunan
BOGOR RAYA

BGN Soroti Penggunaan Bumbu Kacang dalam Kasus Dugaan Keracunan MBG Siswa di Dramaga

28 Oktober 2026
PDBI Kota Bogor Incar 3 Emas, Waspadai Bandung dan Bekasi
BOGOR RAYA

PDBI Kota Bogor Incar 3 Emas, Waspadai Bandung dan Bekasi

28 Oktober 2026
Next Post
Palangka Raya

Kabut Asap Menipis, Sekolah di Palangka Raya Kembali Gelar PTM Terbatas

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Uji Kompetensi, Mahasiswa Polbangtan Mahir Kastrasi Domba

Uji Kompetensi, Mahasiswa Polbangtan Mahir Kastrasi Domba

18 Oktober 2022
Fasilitas Ferry Eksekutif dan Regular, Apa Bedanya?

Fasilitas Ferry Eksekutif dan Regular, Apa Bedanya?

19 April 2023
Pemkot Larang Perayaan Tahun Baru

Pemkot Larang Perayaan Tahun Baru

14 Desember 2020
Bupati Pekalongan

Bupati Pekalongan Terjaring OTT, 11 Orang Termasuk Sekda Diperiksa

3 Maret 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In