BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menerima kunjungan kerja dari Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, di Ruang Rapat Wakil Bupati Bogor, Rabu (15/09/21).
Dia berharap kehadiran Ombudsman RI dapat meningkatkan komitmen bersama dalam membangun pemerintahan yang efektif.
Diakui Iwan, sesuai dengan bidangnya, pihaknya sudah melakukan beberapa arahan yang jadi tugas Pemerintah Daerah salah satunya yaitu bagaimana komitmen bersama membangun pemerintahan yang efektif.
“Kami sudah siapkan beberapa inovasi, dan mewajibkan setiap perangkat daerah membuat minimal satu inovasi Pancakarsa,” ungkap Wabup.
Politisi Gerindra itu menjelaskan, beberapa perangkat daerah sudah launching inovasinya dan akan mulai dilakukan penilaian, poin penting yang jadi penilaian yaitu harus kreatif dan inovatif, sistem pelayanannya harus efektif dan efisien serta menghindari pertemuan langsung dengan masyarakat seperti pelayanan online.
Di tahun 2021, Pemkab Bogor sudah membuat Mall Pelayanan Publik (MPP) dalam bentuk gerai MPP. Di tahun 2022 akan membangun MPP lebih representatif yang lebih tersentral, selain itu juga membuat gerai pelayanan publik yang tersebar di semua wilayah
“Nanti di MPP yang akan kita bangun lebih tersentral, karena akan terpusat di pemerintah daerah, rencananya di Jalan Tegar Beriman, gedung DPTMPSP yang sekarang beroperasi,” ujarnya.
Untuk MPP yang beroperasi di Aeon Sentul kata dia, dengan lima instansi dan 17 jenis pelayanan juga sudah buka. “Alhamdulilah banyak instansi yang ikut gabung di gerai tersebut. Mulai dari Kepolisian, BPN, Imigrasi dan beberapa dinas ada disana, juga ada Bank BJB, Bappenda, dan lainnya,” jelas Wakil Bupati itu.
Lebih lanjut Iwan Setiawan menerangkan, bahwa Pemkab Bogor akan melalukan optimalisasi layanan online atau aplikasi perizinan transparan informatif sistematis (Optimis) yang terintegrasi dengan Online Single Submission (OSS), Laras (layanan aspirasi) online.
Kemudian optimalisasi sarana dan prasarana pelayanan RSUD, seperti ruang tunggu pelayanan, ruang parkir, taman dan pengihijauan, serta mengoptimalkan fasilitas bagi pengguna layanan berkebutuhan khusus, menyediakan sarana prasarana penunjang seperti ruang laktasi/nursery dan arena bermain anak.
“Penghargaan Kemenpan RB dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang diberikan kepada Pemkab Bogor adalah RSUD Cileungsi sebagai role model penyelenggara pelayanan publik kategori sangat baik dan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebagai penyelenggara pelayanan publik kategori “sangat baik,” tandasnya.
Sementara itu, Perwakilan Ombudsman RI, Hery Susanto menyatakan, kunjungan kerja ke Kabupaten Bogor adalah lokasi terakhir program Kunjungan Kerja Jakarta Raya, setelah sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah dan DPRD Kota Bogor, Pemerintah Kota Depok, Pemerintah Kabupaten dan Kota Bekasi.
“Kami ingin memberikan masukan berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan, karena kita memiliki kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik,” katanya. (Yud)























Discussion about this post