BogorOne.co.id I Kota Bogor – Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor masih cukup tinggi, selain jumlah masyarakat yang terpapar virus mematikan dari negeri China itu terus bertambah, kini Sekda Kota Bogor Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah dinyatakan Positif Covid-19.
Sekda perempuan itu diketahui terpapar Corona setelah mengikuti test swab beberapa hari lalu. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Satgas Covid-19, Dedie Rachim. Namun menurutnya meski dinyatakan positif, tetapi kondisi Sekda dalam keadaan baik-baik.
Dedie menjelaskan, dilakukannya swab test terhadap Sekda, karena sebelumnya sempat mengikuti acara bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang dinyatakan positif terlebih dahulu.
“Sebelumnya Bu Sekda ikut acara Kadispora yang positif covid-19. Lalu beliau melakukan sweb dan hasilnya keluar bahwa Bu Sekda positif. Namun tanpa ada gejala pula,” kata Dedie
Menurut Mantan Pejabat KPK yang kini jadi orang nomor dua di kota hujan itu, bahwa Sekda tidak diisolasi di rumah sakit karena tidak memiliki gejala, maka hanya melakukan isolasi mandiri di kediamannya. “Isolasi mandiri. Beliau dalam keadaan yang baik,” kata Dedie.
Dengan begini, Dedie pun mengimbau kepada seluruh masyarakat dan ASN Kota Bogor agar tetap waspada terpapar Covid-19. “Makanya kita semua harus terus waspada,” pungkasnya.
Malalui Kabag Humas dan Protokol yang dibagikan di WhatsApp Group (WAG) Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah memberikan pernyataan terkonfirmasi Positif Covid19, Minggu (13/12/20) setelah melakukan Swab Test.
“Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh. Bapak/ibu yang saya hormati, bersama ini saya informasikan bahwa Swab saya tadi malam menunjukkan hasil yang positif. Mohon doa dan dukungannya semoga saya cepat pulih dan dapat beraktifitas seperti biasa,” kata Syarifah melalui aplikasi pesannya.
“Saat ini saya melakukan isolasi mandiri dirumah, karena tidak bergejala dan kondisi rumah saya memungkinkan untuk isolasi mandiri, sambil terus meningkatkan imunitas melalui konsumsi vitamin dan pangan bergizi, serta berjemur,” tambahnya.
“Saya telah minta Dinkes untuk segera melakukan tracing. Saya turut mendoakan semoga semua sehat dalam lindungan Allah SWT terhindar dari virus Covid19. Dan tetap berikhtiar dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat serta meningkatkan imunitas diri.
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh. Tetap semangat,” pungkasnya.
Dengan kasus sekda terpapar covid-19, maka kantor sekretariat daerah (Setda) akan ditutup selama tiga hari, karena akan dilakukan disinfeksi diaeluruh ruangan supaya steril dari virus.
Sementara itu, berdasarkan data harian Covid-19 Kota Bogor, Minggu (13/13/20) terjadi penambahan sebanyak 71 kasus
Total sudah ada 4.119 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejak virus corona mewabah di Kota Bogor. Rinciannya, sebanyak 798 orang masih dinyatakan sakit, 3.208 orang dinyatakan sembuh, dan 113 orang meninggal dunia. (Sgh)
























Discussion about this post