BogorOne.co.id | Kota Bogor – Peserta Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) sepakat memilih Wali Kota Bogor, Bima Arya sebagai Ketua Presidium JKPI periode 2021-2024. Kegiatan berlangsung di Puri Begawan, Kota Bogor, Jumat (03/12/21).
Serah terima jabatan langsung dilakukan dari Ketua Presidium JKPI 2018-2021, Alfedri kepada Ketua Presidium JKPI 2021-2024, Bima Arya.
Kongres yang digelar 2-4 Desember 2021, Wali Kota Palembang, Harnojoyo dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terpilih sebagai Presidium JKPI.
Dalam kongres tersebut juga ditetapkan Kota Semarang sebagai tuan rumah Rakernas 2023 dan Kota Palembang yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai lokasi Rakernas 2022.
Dengan terpilihnya Bima Arya sebagai Ketua Presidium JKPI, maka akan mengetuai 74 kabupaten/kota dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam keanggotaan JKPI.

Juga termasuk (Kabupaten Jepara, Kabupaten Buton Selatan dan Kabupaten Ende yang baru saja bergabung JKPI) dalam pelestarian pusaka di setiap daerah.
“Kami bertiga bersama Wali Kota Semarang dan Wali Kota Palembang dalam beberapa minggu ke depan akan menyusun kepengurusan yang melibatkan 10 kepala daerah,” kata Bima.
Politisi PAN itu mengatakan, dirinya akan menjalankan Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan menyiapkan Rakernas tahun depan dan acara-acara berikutnya.
Pada kesempatan itu, dirinya meminta masukan, saran, ide dan gagasan untuk menjadi landasan dalam menjalankan organisasi ke depan.
“Mungkin banyak yang dihasilkan rakernas sebelumnya yang perlu diperkuat atau hal-hal baru,” jelas orang nomor satu di kota hujan itu.
Dalam proses pemilihan Ketua Presidium JKPI 2021-2024, dipimpin Direktur Eksekutif JKPI, Nanang Asfarinal yang didampingi Ketua Presidium JKPI 2018-2021, Alfedri, Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming. (Fry)
























Discussion about this post