BogorOne.co.id | Cigudeg – Seorang anak Sekolah Dasar perempuan yang usianya 11 tahun di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, bernama Silfia Sri Yulianti, mengalami gejala tak biasa usai menjalani vaksinasi.
Tubuhnya tak bisa digerakan dan saat ini sedang dalam perawaran di Puskesmas. “Anak ini siswa SD Banyuwangi 01 Cikawung siswa kelas 6 SD sudah disuntik vaksin seminggu,” kata Sobur warga, Kamis 27 Januari 2022.
Sobur mengatakan, anak perempuan itu tubuhnya tidak bisa digerakan atau mengalami kelumpuhan. Saat ini dalam penanganan Puskesmas Cigudeg. “Sekarang lumpuh di rawat di Puskesmas Cigudeg,” jelasnya.
Dikonfirmasi kejadian tersebut, Kepala Puskesmas Cigudeg, Muhammad Arvid Suhada membenarkannya. Dia menjelaskan indikasinya bukan karena divaksin melainkan kekurangan caira saja.
“Bukan karena vaksin, kalau dari analisa kami si anak memang kurang cairan da waktu divaksin cukup jauh hampir satu Minggu,” jelasnya.
Arvid menjelaskan, pihaknya juga mendapat kabar hari Senin dan vaksinasi sudah sekitar satu mingguan. Artinya, bukan karena vaksin tapi kondisi anak sedang kurang stabil.
“Untuk kejadian sakit sekitar satu minggu sesudah divaksin tentu penyebabnya tidak habis divaksin,” katanya.
Selain itu, saat ini pasien sudah mengalami peningkatan tapi masih dirawat di puskesmas Cigudeg sejak hari Senin dan terus dipantau kondisinya.
“Yang jelas kondisi anak sudah membaik, secara fisik mulai berangsur pulih dan kami terus melakukan pemantauan kesehatannya dan memberikan obat,” kata Kepala Puskesmas Cigudeg. (Donn)

























Discussion about this post