BogorOne.co.id | Kemang – Pelaku Perkosaan Gadis Disabilitas di Bogor Anak Punk –Tiga pelaku pemerkosaan EL gadis disabilitas tuna grahita yang terjadi Senin 24 Januari malam diketahui merupakan anak punk atau pengamen jalanan. Sebelum diperkosa korban sempat dipalak dan dicekoki miras.
Kronologi bermula saat EL hendak membeli nasi padang di Kemang, Jalan Raya Parung Bogor.
Saat itu korban bertemu tiga orang pengamen yang sering beroperasi di jalan tersebut bernama Ule, Endi dan Azam dan dipalak uang sebesar Rp 5000.
Ketiganya memaksa korban meminum minuman keras. Korban kemudian dibawa ke sebuah gorong-gorong berbentuk kotak proyek irigasi dan diperkosa.
“Iya itu anak punk yang biasa ngamen di sini. Mereka mabok terus. Kayannya masih remaja,” kata Febri warga sekita.
Elsa sendiri adalah gadia yang sering mondar mandir di sekitaran sekolah Borcess (Bogor Centre Shcool) Taruna Terpadu. Informasi pemerkosaan ini membuat warga geram dan melaporkan ke polisi.
Hingga pada Senin mapam dua pelaku yakni Ule dan Endi diamankan warga dan sempat jadi bulan-bulanan warga.
“Iya benar pelakunya pengamen. Nanti dalam waktu dekat ini kita akan rilis para pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo DC Taringan.
Siswo mengatakan, ketiga pelaku akan dijerat pasal 81 dan 82 Undang-Undang tahun 2014 terkait pencabulan dan persetubuhan.”Dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” katanya. (Donn)























Discussion about this post