BogorOne.co.id | Tamansari – Persoalan sampah menjadi masalah yang krusial dan hingga belum mampu teratasi, seperti halnya masih banyak sampah-sampah liar terjadi di wilayah Kampung Nyalindung, RT04, RW08, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Pantauan di lapangan, terlihat sampah-sampah liar itu berserakan di salah satu kebun milik warga. Parahnya lagi, sampah-sampah tersebut bukan hanya berserakan di kebun warga, melainkan berserakan di kali yang lokasinya berada di bawah kebun tersebut.
Pegawai bengkel motor, Erik mengatakan, sampah-sampah liar yang lokasinya tidak jauh dengan tempat kerjanya itu sudah terjadi lama, sudah tahunan.
Menurutnya, dulu lokasi itu hanya kebun dan tidak ada tumpukan sampah. Namun, seiring berjalannya waktu banyak orang dari mana-mana membuang sampah ke lokasi tersebut.
“Jadi yang ngebuang sampah ke situ dari mana-mana, misalnya orang lewat, orang yang bawa motor terus ngebuang sampahnnya ke situ. Udah lama itu, udah tahunan,” kata Erik, Minggu (06/02/22).
Ia mengaku risih dengan adanya sampah-sampah tersebut. Sebab, selain mengundang bau tak sedap, adanya sampah itu pun mengundang banyak nyamuk.
“Saya sih bukan asli warga sini, tempat usaha aja yang di sini. Tapi dengan adanya sampah itu, saya terganggu, banyak nyamuk, terus bau juga,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Desa Sukamantri Hendi Haerudin mengatakan, lokasi yang kini terdapat sampah liar itu berada di perbatasan Desa Sukamantri Kabupaten Bogor dengan Kelurahan Mulyaharja Kota Bogor.
Untuk itu, pihaknya terlebih dulu akan koordinasi atau komunikasi dengan Lurah Mulyaharja. Menurutnya, bahwa kali yang terdapat sampah liar itu masuk kota, sementara untuk tanahnya (kebun) masuk Sukamantri.
“Jadi nanti saya akan koordinasi dengan Lurah Mulyaharja, kemudian koordinasi juga dengan yang punya lahan (tanah) dan pengurus,” kata sang Kades.
Di singgung soal sampah tersebut sudah bertahun-tahun seperti itu, kata Kades yang akrab disapa Daweng ini jangan berbicara bertahun-tahun, karena dirinya mengaku baru menjabat selama satu tahun. “Ga usah bicara bertahun-tahun, saya baru satu tahun ia menjabat,” ucapnya.
Sementara Lurah Mulyaharja, Indra Permana mengatakan, bahwa sampah liar tersebut lokasinya berada di Kabupaten Bogor. Kendati demikian, pihaknya akan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan juga Kades setempat. (Yud)
























Discussion about this post