BogorOne.co.id | Jambi – Agus Saputra, guru SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, meminta Pemerintah Provinsi Jambi memindahkannya ke tempat tugas baru setelah menjadi korban pengeroyokan massal oleh sejumlah siswa. Agus mengaku keselamatannya terancam jika kembali mengajar di sekolah tersebut.
Permintaan itu disampaikan Agus saat menjalani pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Kamis, 15 Januari 2026. Dalam pemeriksaan tersebut, Agus memaparkan kronologi peristiwa kekerasan yang dialaminya, mulai dari kejadian di dalam kelas hingga aksi massa siswa di lingkungan sekolah.
Agus menyatakan keberatan untuk kembali mengajar di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur. Ia menilai situasi di sekolah tersebut tidak lagi aman dan kehadirannya diduga tidak diterima oleh lingkungan sekolah.
“Saya meminta diberikan tempat tugas baru demi keselamatan. Sangat berisiko jika saya kembali mengajar di sana,” kata Agus usai menjalani BAP dikutip dari beritasatu,com, Jumat, 16 Januari 2026.
Ia berharap Pemerintah Provinsi Jambi mempertimbangkan kondisi psikologis dan keamanan dirinya agar tetap dapat menjalankan profesi sebagai tenaga pendidik di tempat yang lebih aman.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim dari Bidang Pembinaan SMK dan Guru Tenaga Kependidikan (GTK) ke SMKN 3 Tanjung Jabung Timur. Peninjauan tersebut dikawal langsung oleh Kapolres Tanjung Jabung Timur.
“Tim turun untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan. Soal permohonan pindah tugas atau kemungkinan sanksi disiplin, kami menunggu hasil laporan tim dan akan berkoordinasi dengan BKD Provinsi Jambi,” ujar Umar.
Umar menambahkan, meskipun sempat dilakukan upaya mediasi secara kekeluargaan pada Rabu, 14 Januari 2026, Dinas Pendidikan belum dapat menyimpulkan pihak yang bersalah dalam insiden tersebut.
“Kami masih mengkaji secara menyeluruh, apakah ada persoalan dalam prosedur pengajaran atau murni tindakan anarkis siswa. Kesimpulan akan diambil setelah investigasi selesai,” kata Umar.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post