BogorOne.co.id | Kota Bogor – Terjadinya gangguan pelayanan air bersih Perumda Tirta Pakuan di zona I membuat sejumlah pelanggan merasa dirugikan lantaran tidak mengalirnya pasokan air bersih selama kurang lebih dua hari.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh para pelanggan untuk mengajukan komplain ketidakpuasan baik melalui call center resmi milik Perumda Tirta Pakuan maupun akun media sosial seperti Instagram.
Salah satu pelanggan mengaku, tidak mengalirnya pasokan air bersih bukan hanya terjadi saat sedang adanya perbaikan pipa melainkan pada musim hujan pun air bisa tidak mengalir.
“Saya berharap @perumdatirtapakuan bisa berbesar hati untuk memberikan kompensasi kepada pelanggan yg sudah sangat dirugikan dengan matinya air selama -+2 hari dengan diskon.
Hal itu bukan tanpa alasan, tetapi karena di wilayah zona 1 sudah mengalami mati air berkali-kali dan itu dinilai bukan hanya urusan perbaikan pipa. Sebab di musim hujan sekalipun air bisa mati,” tulis akun handy_ka**l dikolom komentar post instagram Perumda Tirta Pakuan, Kamis (20/05/21) malam.
Senada, akun milik tiyass****a juga mengungkapkan kekesalan dirinya karena sudah lebih dari 24 jam pasokan air bersih dari Perumda Tirta Pakuan tak kunjung mengalir.
“Bayar aja harus tepat waktu, telat bayar, didenda. Eh ini pelayanannya jelek banget. Hampir tiap bulan mati terus…dan ini udah kelewatan air mati udah lebih dari 24 jam…,” tulisnya
“Tirta pakuan engga punya tenaga ahli buat mempercepat perbaikannya po? Yg dikerahin kayanya para tukang semua, lelet banget kerjanya, gak pas awal bulan harus tepat waktu bayarnya, telat bayar denda… katanya mau jadi good government, preeet banget…,” keluhnya.
Sementara itu, dalam keterangan Perumda Tirta Pakuan di postingan media sosial menyatakan bahwa pihaknya terus mempercepat proses pemulihan jaringan di zona 1 pasca perbaikan pipa bocor ACP 21″ di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. (Fik)




























Discussion about this post