• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, September 17, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Anggaran Cuma Cukup 10 Bulan, Kepesertaan BPJS 210 Ribu Warga Kota Bogor Terancam

Redaksi by Redaksi
17 September 2026
in BOGOR RAYA
0
Anggaran Cuma Cukup 10 Bulan, Kepesertaan BPJS 210 Ribu Warga Kota Bogor Terancam

‎Anggota DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono.

33
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERITA LAINNYA

Hari Terakhir Operasi SAR Bayu Zulkarnaen, ASN Kota Bogor yang Hilang di Sungai Cisadane

Beredar Video TikTok Sebut ASN Pemkot Bogor Hilang Sudah Ditemukan, Begini Penjelasan Polisi dan BPBD

17 September 2026
Antisipasi Dampak El Niño, Perumda Tirta Pakuan Kejar Perbaikan Pipa di Intake Pasir Angin

Petugas Fokus Flushing Pipa, Tirta Pakuan Garansi Air Kembali Jernih Mulai Besok

17 September 2026
Selarong

Dua Bangunan dan Minibus Rusak Dihantam Truk di Tanjakan Selarong

17 September 2026
galuga

Galuga Bersiap Ubah Tumpukan Sampah Menjadi Listrik 40 MW

17 September 2026

BogorOne.co.id – Anggaran jaminan kesehatan masyarakat menjadi sorotan dalam pembahasan Rancangan APBD Perubahan Kota Bogor 2026. Pasalnya, anggaran iuran BPJS yang diusulkan Pemerintah Kota Bogor belum mengalami penambahan, sementara kebutuhan hingga akhir tahun diperkirakan lebih besar.
‎
‎Berdasarkan draft Raperda APBD Perubahan 2026, anggaran iuran BPJS masih tercantum sebesar Rp76.397.210.700. Sementara itu, kebutuhan untuk mempertahankan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga Desember 2026 disebut mencapai Rp97.059.069.100.
‎
‎Artinya, terdapat selisih kebutuhan sekitar Rp20,66 miliar.
‎
‎Anggota DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, meminta persoalan tersebut menjadi perhatian dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.
‎
‎“Anggaran iuran BPJS yang kita siapkan di APBD Murni sebesar Rp76,3 miliar itu hanya untuk mencover 10 bulan. Harapannya, di APBD Perubahan ada tambahan anggaran sehingga sampai akhir tahun status kepesertaan warga Kota Bogor dalam BPJS tidak bermasalah,” ujar Dedi, Rabu 16 September 2026
‎
‎210 Ribu Peserta Dibiayai Pemkot
‎
‎Dedi menyoroti persoalan ini karena cukup banyak warga Kota Bogor yang kepesertaan JKN-nya dibiayai oleh pemerintah daerah.
‎
‎Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor per Agustus 2026, jumlah penduduk Kota Bogor tercatat 1.156.543 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.143.224 jiwa telah terdaftar dalam program JKN.
‎
‎Sementara itu, terdapat sekitar 210.318 peserta  yang pembiayaan kepesertaannya berasal dari Pemkot Bogor melalui skema PBPU dan BP Pemda.
‎
‎Kelompok peserta inilah yang menurut Dedi perlu mendapat perhatian dalam pembahasan anggaran.
‎
‎“Di balik angka 210 ribu lebih peserta itu ada warga. Ada keluarga, ada orang tua, ada anak-anak. Ketika mereka sakit, yang dibutuhkan adalah kepastian bahwa mereka tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Dedi.
‎
‎Menurutnya, pembahasan anggaran BPJS tidak boleh hanya dilihat sebagai persoalan angka dalam APBD. Yang lebih penting adalah bagaimana kebijakan anggaran tersebut berdampak terhadap masyarakat.
‎
‎Butuh tambahan Rp20,6 Miliar
‎
‎Dedi mengatakan, kebutuhan anggaran hingga Desember 2026 yang mencapai sekitar Rp97,05 miliar perlu dibandingkan dengan alokasi yang saat ini masih sebesar Rp76,39 miliar.
‎
‎“Kalau kebutuhan sampai Desember mencapai sekitar Rp97 miliar, sementara yang dianggarkan masih Rp76,3 miliar, berarti ada kekurangan sekitar Rp20,6 miliar. Ini yang harus kita cari solusinya dalam pembahasan perubahan APBD,” ujarnya.
‎
‎Ia menilai pemerintah daerah perlu menghitung kembali kebutuhan anggaran secara cermat agar pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat tidak mengalami persoalan menjelang akhir tahun.
‎
‎Dedi juga mengingatkan agar kebijakan kepesertaan tetap didasarkan pada data yang akurat. Validasi data penting agar anggaran pemerintah benar-benar digunakan untuk warga yang memenuhi ketentuan.
‎
‎Status UHC Kota Bogor terancam
‎
‎Tidak adanya tambahan anggaran iuran BPJS dalam APBD Perubahan 2026 juga berpotensi memengaruhi status Universal Health Coverage (UHC) Kota Bogor.
‎
‎UHC mensyaratkan sedikitnya 80% peserta JKN berstatus aktif. Jika pembiayaan peserta yang menjadi tanggungan Pemkot tidak mencukupi hingga akhir tahun, sebagian kepesertaan berpotensi tidak dapat dipertahankan.
‎
‎Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena dari 1.143.224 warga yang terdaftar sebagai peserta JKN, sekitar 210.318 peserta pembiayaannya berasal dari Pemkot Bogor.
‎
‎Artinya, persoalan ini berdampak pada kepastian warga untuk tetap memiliki jaminan kesehatan saat membutuhkan pelayanan medis.
‎
‎“UHC bukan sekadar predikat bagi pemerintah daerah. Di balik status tersebut ada kepastian bagi warga untuk tetap memiliki perlindungan JKN ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.” jelas Dedi.
‎
‎Akan Diperjuangkan dalam Pembahasan APBD Perubahan
‎
‎Dedi memastikan persoalan tersebut akan dibawa dalam pembahasan APBD Perubahan 2026 bersama Pemerintah Kota Bogor dan DPRD.
‎
‎Ia berharap pembahasan anggaran tidak hanya melihat sisi penghematan, tetapi juga mempertimbangkan dampak setiap kebijakan terhadap pelayanan publik.
‎
‎“Jangan sampai kita menghemat anggaran di satu sisi, tetapi masyarakat harus membayar mahal di sisi lain karena kehilangan jaminan kesehatan. Ini yang harus kita cegah,” pungkas Dedi.
‎
‎Dengan jumlah peserta JKN mencapai 1.143.224 jiwa, persoalan keberlanjutan pembiayaan kesehatan menjadi isu yang berdampak luas bagi masyarakat Kota Bogor.
‎
‎Terlebih, terdapat 210.318 peserta yang pembiayaannya berasal dari Pemkot Bogor. Karena itu, kecukupan anggaran hingga akhir 2026 menjadi salah satu hal penting yang akan diperjuangkan dalam pembahasan APBD Perubahan.*

Editor : Muttaqien

Tags: Anggaran BPJSDPRD Kota BogorIuran BPJS

Related Posts

Hari Terakhir Operasi SAR Bayu Zulkarnaen, ASN Kota Bogor yang Hilang di Sungai Cisadane
BOGOR RAYA

Beredar Video TikTok Sebut ASN Pemkot Bogor Hilang Sudah Ditemukan, Begini Penjelasan Polisi dan BPBD

17 September 2026
Antisipasi Dampak El Niño, Perumda Tirta Pakuan Kejar Perbaikan Pipa di Intake Pasir Angin
BOGOR RAYA

Petugas Fokus Flushing Pipa, Tirta Pakuan Garansi Air Kembali Jernih Mulai Besok

17 September 2026
Selarong
BOGOR RAYA

Dua Bangunan dan Minibus Rusak Dihantam Truk di Tanjakan Selarong

17 September 2026
galuga
BOGOR RAYA

Galuga Bersiap Ubah Tumpukan Sampah Menjadi Listrik 40 MW

17 September 2026
DPRD Kota Bogor dan Kajari Sepakat Perkuat Kolaborasi
BOGOR RAYA

DPRD Kota Bogor dan Kajari Sepakat Perkuat Kolaborasi

16 September 2026
Pemkot Ikuti Ritme Pemkab Bogor untuk Penanganan Pasca-Kebakaran TPAS Galuga
BOGOR RAYA

Pemkot Ikuti Ritme Pemkab Bogor untuk Penanganan Pasca-Kebakaran TPAS Galuga

16 September 2026
Next Post
Hari Terakhir Operasi SAR Bayu Zulkarnaen, ASN Kota Bogor yang Hilang di Sungai Cisadane

Beredar Video TikTok Sebut ASN Pemkot Bogor Hilang Sudah Ditemukan, Begini Penjelasan Polisi dan BPBD

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Polbangtan Kementan lantik Lulusan Prodi Kesehatan Hewan menjadi Paramedik Veteriner

Polbangtan Kementan lantik Lulusan Prodi Kesehatan Hewan menjadi Paramedik Veteriner

30 Juli 2024
Kulit Pisang

Semir Sepatu dari Kulit Pisang? Ide Cerdas Siswa SMP Bogor Ini Layak Diapresiasi

27 September 2025
Jadwal Pemilu 2024 Sudah Ditetapkan, Presiden Pastikan Tak Ada Penundaan

Jadwal Pemilu 2024 Sudah Ditetapkan, Presiden Pastikan Tak Ada Penundaan

11 April 2022

Government introduces new rules for public university admission

16 Juli 2022

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In