BogorOne.co.id | Benda bernilai sejarah berupa Arca Gajah yang tergolek dihalaman depan SDN 02 Ciampea, Desa Ciampea, di Kecamatan Ciampea, yang diduga berasal dari era Kejayaan Kerajaan Tarumanegara, sampai saat ini keberadaanya nyaris tak pernah diketahui oleh masyarakat luas.
Nah guna menjaga kelestariannya dari tangan tangan jahil tak bertanggung jawab, maka kini oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, arca Gajahnya sudah diberi payung hukum melalui Keputusan Bupati nomor 432/223/ kpts/per- uu /2020 Tentang Penetapan Arca Arca Yang Berasal dari Pasir Sinala (arca gajah) Sebagai situs Cagar Budaya Peringkat Kabupaten Bogor.
Sementara menurut Informasi yang diterima BogorOne.co.id tentang masa pembuatan Arca Gajah tersebut, hingga kini belum ada kejelasan apakah dibuat pada era Tarumanegara, atau dibuat pada masa kejayaan Sunda maupun era Pajajaran.
“Asal usul sejarah dan silsilah Arca Gajah tersebut, sampai saat ini masih belum ada kejelasan, sebab belum ada penelitian resmi dari pihak terkait yang menyatakan kapan masa pembuatannya dari zaman kerajaan apa ?”, kata Isak Tumetir Kordinator Juru Pelihara Situs Purbakala Kabupaten Bogor kepada BogorOne di kediamannya, pada Rabu 10 Desember 2025.
Meski demikian lanjut Isak, pihaknya juga merasa yakin jika melihat dari warna batu arcanya yang sudah hitam pekat, maka ciri tersebut menandakan kalau usia arcanya sudah sangat tua.
“Melihat warna batunya sudah hitam pekat, dapat dipastikan usia arca gajah Ciampea itu sudah sangat tua sekali”, bebernya.
Isak menambahkan, berdasarkan cerita yang diperolehnya dari warga sekitar Ciampea, sebelum Arca Gajah ada dihalaman SDN 02 Ciampea, dulunya pernah tergolek tak jauh dari kantor Polsek Ciampea.
“Dikarenakan pada saat itu di Ciampea sedang ada proyek pelebaran jalan Letnan Sukarna, lalu dikhawatirkan rusak, maka Arca Gajah yang berdiri didekat proyek pelebaran jalannya dipindah oleh warga kelokasinya saat ini yaitu kehalaman SD 02 Ciampea”, ungkap Isak.
Isak merasa bersyukur, karena kini Situs Arca Gajahnya sudah mendapat payung hukum Cagar Budaya dari pemerintah Kabupaten Bogor.
“Sekali lagi saya yakin, jika Arca Gajah yang ada di Halaman SDN 02 ciampea itu, pasti punya kaitan erat dengan Situs Batu Tapak Gajah Airawata sebagai simbol Gajah kendaraan Dewa Indra dalam Mitologi hindu yang dibangun pada Era Kejayaan Tarumanegara”, tukasnya.
Dilokasi Arca Gajah, Indri, ibu rumah tangga yang tengah menanti putrinya pulang dari sekolah mengaku khawatir dengan keberadaan Arca tersebut yang hanya dipagari besi tanpa dibuatkan atap Cungkup.
“Saya khawatir arcanya akan rusak. Bakan menurut saya sangat berbeda dengan bukti bukti sejarah yang ada dikomplek situs Batu Tapak Purnawarman Ciaruteun, karena selain disana dipagari oleh besi, juga dibuatkan atap Cungkup agar tidak rusak oleh guyuran hujan deras maupun terpaan panas Matahari”, tutupnya.
Editor : Jef Sukapura
























Discussion about this post