BogorOne.co.id | Kota Bogor – Setelah Karawang, kini virus Corona B117 mulai merambah lain di Jawa Barat, salah satu warga kota hujan dinyatakan terpapar Corona B117 usai plesiran ke Afrika.
Bahkan lima orang lainnya berstatus kontak erat, karena kontak langsung dengan orang tersebut.
Informasi itu dibenarkan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. “Betul, informasi dari Dinkes ada salah satu warga yang baru dari luar negeri, terdeteksi terpapar virus corona jenis baru B117,” ujar Dedie A. Rachim, Selasa (16/03/21).
Menurut mantan pejabat KPK itu, warga tersebut sudah ditangani oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan diisolasi di Jakarta. Namun, Dedie belum bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait kondisinya.
“Dipastikan terdeteksi oleh Kemenkes di bandara. Kemudian dilakukan isolasi di Jakarta. Sedang dalam proses memastikan bahwa yang sekarang sudah sembuh atau belum,” katanya.
Ia mengaku masih menunggu infomasi lebih lanjut terkait kondisi warganya itu temasuk memastikan langkah-langkah apa yang harus diambil selanjutnya.
“Belum tahu kalau ada seseorang terpapar B117 ini seperti apa. Apakah sama treatmentnya seperti Covid-19. Ini sedang didalami,” tambahnya.
Menyikapi hal itu, Wakil Ketua Satgas Covid-19 DPRD, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) meminta Pemkot Bogor bergerak cepat dalam melakukan tracing terhadap mereka yang kontak erat.
Hal itu dilakukan agar virus varian baru itu tak menyebar di Kota Bogor. Bila perlu, sambung dia, pemerintah mesti berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk penanganan, apabila sampai menyebar di ‘Kota Hujan’.
“Mesti ada langkah-langkah konkret untuk mencegah agar virus itu tak masuk ke Bogor. Sebab, hingga kini pemerintah belum sukses menangani penyebaran Covid-19,” jelasnya.
ASB meminta, jangan sampai, belum tuntas penanganan Covid-19, pemkot harus kembali berjibaku menghadapi corona B117. “Sedangkan sama-sama kita ketahui, fasilitas medis dan sumber dayanya sangat terbatas. Apalagi, vaksinasi Covid-19 pun belum rampung,” tandas Politisi PPP itu. (Fry)





























Discussion about this post