BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati secara resmi membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor.
Kegiatan digelar di Padjadjaran Suite Resort & Convention Hotel, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Sabtu (24/04/21) malam.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Eka Wardahana, Perwakilan Dispora Kota Bogor, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kota Bogor Hasbulloh, Sekretaris DPD KNPI Jawa Barat Asep Komarudin beserta jajaran pengurus, para pimpinan OKP dan tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Syarifah mengatakan, rapimda ini mutlak harus dilakukan karena masa kepemimpinan yang lama akan berakhir sehingga harus melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda).
Dalam persiapannya kata Sekda, musda ini harus ditentukan waktu pelaksanaan, kepaniatiaan dan sebagainya. Dia berharap nanti dapat menghasilkan regenerasi kepemimpinan yang terbaik.
“Semoga nanti musda bisa berjalan dengan lancar dan terus berkolaborasi dengan pemerintah karena banyak tugas pemerintah yang harus bergandengan tangan dengan kepemudaan,” ucapnya.
Terkait dengan Peraturan Daerah (Perda) kepemudaan, lanjut Syarifah, perda kepemudaan ini dijabarkan dengan ditindaklanjuti adanya Peraturan Wali Kota (Perwali), sedangkan perwalinya ini sedang dalam pengkonsepan.
“Semoga tidak terlalu lama supaya bisa kita selesaikan agar ada landasan untuk melakukan langkah langkah selanjutnya,” jelasnya.
Disisi lain, lanjutnya, organisasi KNPI juga mendapat hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Namun memang ada penurunan untuk tahun ini lantaran sedang konsidi pandemi covid-19.
“Nanti kita lihat lagi pada saat anggaran bagus, pasti anggaran terkait bantuan hibah akan kita evaluasi, karena semua bantuan hibah ini kita refocusing ditahun lalu,” tegasnya.
Syarifah berharap, peran kepemudaan lebih erat dengan pemerintah agar sasaran sasaran program pemerintah baik dari bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan sebagainya yang melibatkan pemuda bisa terus bersinergi terutama bersama para Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Masih kata Syarifah, pemerintah dalam melaksanakan tugas pada saat melakukan pendekatan ke masyarakat, kalau pemuda yang terjun langsung dengan bahasa mereka.
Masih kata dia, pengetahuan mereka terhadap lapangan itu mungkin program pemerintah juga akan berhasil dengan bantuan pemuda.
“Contohnya pada saat penanganan covid-19, KNPI juga terlibat bersama tim elang dan merpati yang turun langsung memberikan sosialisasi, edukasi kepada masyarakat dengan bahasa mereka yang jelas terlihat lebih efektif,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Bogor Bagus Maulana Muhammad menambahkan, musda ini seharusnya dilaksanakan tahun 2020, tapi karena pandemi harus menahan diri dan lebih membantu masyarakat dalam bahu membahu menghadapi masa pandemi covid-19.
“Mudah mudahan berjalan dengan sukses, kami percaya bahwa proses regerasi kepemudaan bisa terus tumbuh. Pengalaman kita harus melaksanakan hajat hajat kepemudaan dengan kebijaksaan dimasa pandemi ini,” singkatnya. (Fik)





























Discussion about this post