BogorOne.co id | Kota Bogor – Kericuhan antara Satpol PP Kabupaten Bogor dengan masyarakat dalam penertiban bangunan liar di Ciawi, Kabupaten Bogor berbuntut panjang dan berlanjut ke ranah hukum.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Batak Bersatu (DPC-PBB) Bogor, Simon Pakpahan, mengatakan, bahwa lapak-lapak tersebut didirikan anggotanya untuk usaha menyambung hidup.
“Ada anggota pengurus kami membuka usaha warung-warung kecil. Jadi ada masukan ke kami dari anggota dan pengurus bahwa memang mereka akan digusur di sana,” kata Simon si Sekretarian PBB Jalan Kedung Halang , Kota Bogor, Rabu 22 November 2023.
Menurut Simon, bahwa, para anggota PBB datang ke lokasi bertujuan membantu membongkar lapak itu secara mandiri.
Bahkan kata dia, Kasatpol PP Bogor sempat setuju dengan hal itu, namun tiba-tiba di ujung dilakukan pembongkaran dengan alat berat, sehingga memicu perlawanan.
Sementara Kuasa hukum DPC PBB Kota Bogor, Roy Sianipar membenarkan, terkait adanya pelaporan yang dibuat oleh anggota PBB atas bentrokan yang terjadi.
“Tadi malam, satu korban yang sudah membuat laporan ke Polres Bogor,” ujar Bung Roy sapaan akrabnya.
Ia menyebut, selain satu korban tersebut, akan ada laporan kembali dari 5 anggota PBB DPC Kota Bogor. ” Nanti ada lima lagi yang akan buat laporan,” tegasnya. (Rdt)
























Discussion about this post