Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Tri Rahman mengaku, mereka kecewa atas sikap refresif kepolisian dalam mengamankan aksi.
“Kami sangat menyayangkan atas tindakan petugas. Tadinya kita ingin menyampaikan aspirasi itu sampai di depan pintu istana (Istana Bogor). Tapi satu peserta aksi kena pukulan dan mengalami luka di mulut,” ungkap Tri di lokasi aksi.
Dia berjanji, aksi kembali melakukan aksi dengan jumlah masa yang lebih besar, juga tuntutannya mencabut kebijakan kenaikan harga BBM tidak segera direspons pemerintah.
“Kita diskusi terlebih dahulu, tapi saya pastikan dan saya jaminkan massa aksi ini akan turun dalam waktu 1×24 jam apabila tuntutan kita tidak direspons pemerintah,” tegasnya.

























Discussion about this post