BogorOne.co.id | Kota Bogor – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor membuka peluang menjadikan olahraga sepatu roda sebagai kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) resmi di sekolah-sekolah.
Kepala Bidang SD Disdik Kota Bogor, Asep Faizal Rahman, mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap usulan dari berbagai komunitas olahraga, termasuk sepatu roda, untuk diakomodasi sebagai jalur pengembangan minat, bakat, dan prestasi siswa.
“Kami sangat terbuka untuk semua cabang olahraga. Semua punya komunitas, peminat, dan segmentasi tersendiri, serta berharap bisa diakui sebagai jalur prestasi,” ujar Asep usai menghadiri latihan bersama komunitas sepatu roda RISC di Lapangan Kresna, belum lama ini.
Meski demikian, Asep menegaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap kajian. Disdik akan melihat lebih dulu sebaran minat siswa terhadap olahraga ini di berbagai sekolah.
“Kalau memang ada peserta dari komunitas sepatu roda yang tersebar di beberapa sekolah di Kota Bogor, tentu bisa dipertimbangkan,” ujarnya.
Selain minat siswa, Disdik juga mempertimbangkan kesiapan sekolah dalam hal fasilitas dan pembinaan. Asep menyebut, sepatu roda termasuk olahraga dengan kebutuhan perlengkapan yang tidak murah.
“Karena ini harus yang menengah ke atas. Saya khawatir kalau ekskul ini nanti berbayar, dikhawatirkan bisa dianggap pungli,” katanya.
Sebagai langkah awal, Disdik berencana menggelar sosialisasi dan uji coba minat melalui kegiatan kompetisi antar sekolah, seperti kejuaraan sepatu roda bertajuk Disdik Cup.
“Kita akan sosialisasi dulu. Untuk tes ombaknya mungkin kita buat lomba sepatu roda antar sekolah,” ujarnya.
Disdik akan memantau antusiasme dan tingkat partisipasi siswa dari berbagai sekolah dasar. Jika responsnya tinggi dan merata, sepatu roda kemungkinan besar akan diresmikan sebagai ekskul di sekolah.
“Saya melihat ini positif. Minat dan bakat siswa itu beragam, dan kami ingin mengakomodir semuanya,” pungkas Asep.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post