BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bogor menyalurkan bantuan sosial pendidikan berupa penebusan ijazah bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Yayasan Al Manar, SMK Permata 1 dan 2, Tanah Sareal, dengan total 108 siswa penerima manfaat.
Kabag Kesra Setda Kota Bogor, Abdul Wahid, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian Pemkot terhadap akses pendidikan bagi masyarakat miskin. Para siswa yang sebelumnya tertahan ijazahnya karena tunggakan administrasi kini bisa membawa pulang dokumen penting tersebut.
“Alhamdulillah, melihat wajah para siswa dan orang tua, mereka begitu terharu dan berterima kasih kepada Pemkot Bogor yang sudah menggulirkan program ini. Untuk tahun 2025, target penerima manfaat sebanyak 1.487 siswa dengan anggaran sekitar Rp4,2 miliar yang dikelola Bagian Kesra,” ujar Wahid, Jumat 3 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, program ini menanggung biaya penebusan ijazah hingga Rp3,5 juta per siswa SMK dan Rp2,5 juta untuk siswa SMA maupun MA. Mayoritas penerima manfaat merupakan lulusan SMK, yang jumlahnya mencapai lebih dari 1.300 siswa.
Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Karnain Asyhar, yang hadir dalam penyerahan simbolis bersama Wakil Wali Kota Bogor, menyebut program ini populer di masyarakat dengan istilah tebus ijazah.
“Bantuan ini ditujukan bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang berdomisili di Kota Bogor. Pemkot menanggung pelunasan biaya administrasi sekolah agar ijazah bisa diterima,” jelas Karnain.
Ia menambahkan, untuk tahun depan, DPRD bersama Pemkot juga mengusulkan perluasan program hingga tingkat SMP dan MTs dengan estimasi anggaran sekitar Rp2,6 miliar. Selain itu, ada aspirasi untuk meningkatkan jumlah beasiswa bagi mahasiswa berprestasi di Kota Bogor yang saat ini baru menyentuh angka 80 penerima.
“Kami berharap partisipasi pendidikan masyarakat, khususnya di perguruan tinggi, bisa meningkat. Saat ini masih di bawah 50 persen. Targetnya ke depan bisa menembus 50 persen bahkan lebih,” kata Karnain.
Penyaluran program penebusan ijazah ini akan terus bergulir ke seluruh kecamatan di Kota Bogor, dengan melibatkan unsur DPRD, Pemkot, serta stakeholder pendidikan.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien


























Discussion about this post