BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kabupaten Bogor memastikan akan menurunkan seluruh atlet lokal dalam ajang Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jabar 2025. Langkah ini sejalan dengan instruksi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang mendorong seluruh cabang olahraga di bawah naungan KONI untuk mengoptimalkan talenta asli daerah.
Ketua FHI Kabupaten Bogor, Muhammad Saepudin atau Aep, menegaskan bahwa seluruh pemain yang akan tampil di BK Porprov Jabar 2025 merupakan atlet asal Kabupaten Bogor.
“Semua pemain Hockey nanti berasal dari Kabupaten Bogor, ada yang dari Cariu, Tanjungsari, dan Cibinong,” ujar Aep, Senin, 20 Oktober 2025.
FHI Kabupaten Bogor kini tengah fokus menjalankan program latihan jelang BK Porprov Jabar 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 November 2025 di Gymnasium SOR Jalak Harupat. Aep menyebut, pihaknya memiliki dua tim andalan, yakni dari SMAN 1 Cariu dan SMKN 1 Cibinong.
“Kita percaya diri dengan kemampuan atlet lokal. Saat uji coba dengan Cianjur, kita menang 1-0,” tambahnya.
Aep juga mengapresiasi dukungan Kepala Sekolah SMAN 1 Cariu, Sapto Wibowo, yang telah menyediakan peralatan latihan dan menjadikan Hockey sebagai kegiatan ekstrakurikuler resmi di sekolah tersebut.
“Kami berterima kasih kepada pihak sekolah dan juga pemerintah Kecamatan Cariu yang membantu administrasi para atlet,” tutur Aep.
Menurutnya, Kabupaten Bogor memiliki banyak atlet potensial yang kualitasnya tak kalah dengan daerah lain. Namun selama ini, kesempatan mereka terbatas karena lebih banyak cabor yang merekrut pemain dari luar daerah.
“FHI Kabupaten Bogor 100 persen lokal di BK Porprov Jabar 2025,” tegas Aep.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, membenarkan bahwa kebijakan memprioritaskan atlet lokal merupakan arahan langsung dari Bupati Rudy Susmanto.
“Pak Bupati selalu menegaskan agar semua cabor memaksimalkan potensi atlet binaan lokal dalam menghadapi BK Porprov Jabar maupun Porprov Jabar 2026,” kata Asnan.
Selain FHI, sejumlah cabang olahraga lain di Kabupaten Bogor juga sudah menerapkan kebijakan serupa, di antaranya FORKI, FPTI, TI, IPSI, dan PABSI.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post