BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Bupati Bogor Iwan Setiawan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) se-Kabupaten Bogor perkuat sinergi lakukan pengamanan untuk menciptakan kondusifitas wilayah.
Hal itu dilakukan menjelang perayaan malam batal 2023 dan pergantian tahun 2023-2024 serta mensukseskan Pemilu dan Pemilukada serentak tahun 2024 di Wilayah Kabupaten Bogor.
Bupati mengungkapkan pergantian tahun tinggal menghitung hari, begitupun pelaksanaan pesta demokrasi akan berlangsung dua bulan lagi, untuk itu selain rakor juga akan laksanakan apel bersama setelah paripurna.
“Tugas kita semua menjaga kondusifitas baik di lingkungan jalan, kemacetan, tempat wisata sampai desa dan perkampungan. Kita perkuat koordinasi sinergi bangun komunikasi dengan camat, kapolsek, danramil dan jajaran forkopimcam di Kabupaten Bogor,” terang Bupati Bogor.
Bupati meminta kepada seluruh camat untuk melakukan deteksi dini di wilayahnya masing-masing guna mencegah dan antisipasi potensi rawan konflik yang akan mengganggu kondusifitas wilayah Kabupaten Bogor.
“Agar hal tidak diinginkan bisa kita antisipasi dengan maksimal,” tegas Iwan.
Iwan juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung menciptakan kondusifitas wilayah Kabupaten Bogor dan mensukseskan pesta demokrasi tahun 2024 nanti.
“Mudah-mudahan para peserta Pemilu juga bisa antisipasi, optimalkan juga peran KPU, Bawaslu sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Kita Pemkab Bogor sebagai fasilitasi, kemudian Lanud, TNI dan Polri bertugas mengamankan kondusifitas wilayah,” ujarnya.
Sedangkan Dandim 0621 Letkol Kav Gan Gan Rusgandara menyatakan, penanganan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru 2023-2024 harus dilakukan dengan maksimal mengingat akan memasuki tahun politik yakni Pemilu dan Pemilukada tahun 2024.
“Sehingga dalam penanganannya kita harus lebih ekstra, waspada dan lebih hati-hati,” katanya.
Menurut Dandim 0621, pihaknya akan menurunkan sejumlah personal yang akan mengamankan tempat peribadatan gereja secara maksimal. Juga pengamanan di tempat-tempat keramaian atau liburan, karena ini berhubungan dengan Natal dan Tahun Baru.
Sementara berkaitan dengan pengamanan saat Pemilu, ia pihaknya akan menurunkan personal untuk mengamankan TPS sesuai dengan hasil pemetaan di TPS yang dinilai rawan konflik.
“Kita akan maksimalkan personil dalam mengamankan Pemilu 2024. Karena yang namanya pesta itu kan harus senang-senang, pesta itu harus meriah bukan bergesekan. Tugas kami menciptakan Pemilu damai, sopan dan santun,” jelas Dandim.
Di tempat yang sama, Kapolres Bogor AKPB Rio Wahyu Anggoro menambahkan, pengamanan operasi Nataru akan dilaksanakan mulai tanggal 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.
Pihaknya akan kolaborasi dengan Pemkab Bogor juga jajaran TNI dalam merumuskan penanganannya, mulai dari bagaimana orangnya, jumlah personilnya, ketersediaannya, bagaimana metodenya, bagaimana caranya, kemudian bagaimana nanti anggarannya seperti apa, akan dirumuskan secara bersama-sama.
“Jadi saya memohon bagaimana kita semua secara bersama-sama untuk menjaga kesucian Natal dari saudara-saudara kita yang melaksanakan Natal, ibadah Natal, pergantian akhir tahun 2023-2024 hingga pelaksanaan Pemilu 2024. Tentunya itu tugas kita secara bersama-sama,” imbuhnya. (*)

























Discussion about this post