BogorOne.co.id | Kota Bogor – Aksi geng motor kembali terjadi di wilayah hukum Kota Bogor. Kali ini terjadi di kawasan elite Bogor Nirwana Residence (BNR) tepatnya di RW 08, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Minggu (24/10/21) pagi.
Berdasarkan informasi yang didapat dari warga sekitar, bahwa korban kekerasan akibat ulah geng motor itu dialami seorang warga Mulyaharja yang berprofesi ojek online (ojol) bernama Ahyar (32).
“Kebetulan yang menjadi korban itu tetangga saya, saudara saya. Dia (korban) sopii ojol, kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB,” ungkap warga sekitar, Irfan Effendi kepada wartawan.
Irpan menceritakan, berawal ketika korban dengan teman-temannya itu sedang mengambil keranda di mobil ambulan, karena kebetulan sesaat sebelum kejadian warga yang meninggal dunia.
Namun lanjut dia, tiba-tiba geng motor langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.
“Jadi, korban ini baru saja mau menyiapkan keranda dari mobil ambulan, tiba-tiba segerombolan geng motor langsung nyerang korban. Enggak tahu motifnya apa, mungkin sweping. Kini korban sudah dilarikan ke rumah sakit karena terdapat luka sobek dibagian kepalanya,” ujar Irpan.
Lanjut Irpan, peristiwa ini pun sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. “Kita sudah sampaikan peristiwa ini ke Pak Kapolresta langsung. Mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap,” katanya.
Ketua Umum Pemuda Harapan Bogor ini menambahkan, bahwa akhir-akhir ini kawasan BNR sering terjadi aksi kejahatan yang dilakukan oleh geng motor, bahkan sudah 4 minggu ini selalu terjadi penyerangan dan selalu ada korban.
“Malahan sudah ada dua orang warga menjadi korban begal di kawasan tersebut. Motornya dirampas,” ungkapnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, Irfan yang tinggal di wilayah itu mengaku was-was dan merasa tidak nyaman. Sehingga, Ia pun meminta ke pihak kepolisian dan juga pihak BNR untuk sering melakukan patroli guna menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah tersebut.
Saat dikonfirmasi ke pihak Polresta Bogor Kota melalui Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar mengaku bahwa pihaknya belum mendapat informasi kejadian tersebut.
“Saya belum monitor, entar saya tanyakan dulu ke Kapolseknya. Nanti dikabarin ya,” singkatnya. (Yud)
























Discussion about this post