BogorOne.co.id | Jakarta – Google mengumumkan pendirian pusat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pertamanya di India, yang berlokasi di Visakhapatnam, Negara Bagian Andhra Pradesh. Fasilitas tersebut akan menjadi pusat penggerak transformasi digital berbasis AI di seluruh negeri.
Dalam pernyataannya, Google menyebut akan menginvestasikan dana sebesar US$ 15 miliar atau sekitar Rp 248 triliun untuk pembangunan pusat tersebut selama periode 2026–2030. Investasi ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Google di India.
“Pusat AI baru ini akan menggabungkan infrastruktur kecerdasan buatan yang kuat, kapasitas pusat data besar, sumber energi berskala luas, dan jaringan serat optik yang diperluas dalam satu kawasan,” tulis Google dalam keterangan resmi, dikutip Rabu, 15 Oktober 2025.
Pembangunan fasilitas tersebut sejalan dengan visi pemerintah India, Viksit Bharat (India Maju) 2047, yang menargetkan percepatan layanan publik dan industri berbasis AI. Kampus pusat data di Visakhapatnam itu akan menambah kapasitas komputasi berskala gigawatt untuk memenuhi kebutuhan layanan digital domestik maupun global.
Pusat AI ini dikembangkan bersama dua mitra utama, AdaniConneX dan Airtel, dengan infrastruktur mutakhir yang digunakan pula dalam mendukung produk Google seperti Search, Workspace, dan YouTube.
Google menjelaskan, fasilitas tersebut akan menyediakan layanan berperforma tinggi dengan latensi rendah yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis dan lembaga riset untuk mengembangkan solusi berbasis AI.
CEO Google Sundar Pichai menyebut pendirian pusat ini sebagai langkah bersejarah saat berbicara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi. Google menilai proyek tersebut tidak hanya mempercepat transformasi digital, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial yang besar bagi India dan Amerika Serikat.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post