BogorOne.co.id | Soreang – Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dihentikan sementara menyusul keluhan siswa terkait kualitas paket makan bergizi gratis (MBG).
Langkah itu diambil setelah jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama koordinator kecamatan melakukan pengecekan langsung ke lokasi, sehari setelah video pengembalian makanan oleh siswa SMP Negeri 1 Dayeuhkolot viral di media sosial.
Kapolsek Dayeuhkolot Komisaris Polisi Triyono mengatakan penghentian operasional dilakukan sambil menunggu hasil evaluasi dan pemeriksaan kesehatan.
“Untuk sementara dapur di-off-kan sambil evaluasi dan pengecekan dari Puskesmas Dayeuhkolot,” kata dia dikutip dari beritasatu.com, Jumat, 10 April 2026.
Menurut dia, sampel makanan telah diambil untuk diuji oleh tenaga kesehatan. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar penentuan kelanjutan operasional dapur SPPG.
Peristiwa ini bermula pada Selasa, 7 April 2026, ketika sejumlah siswa mengeluhkan bau tidak sedap dari paket MBG yang mereka terima. Menu yang dibagikan saat itu terdiri atas nasi putih, ayam rendang, tempe orek, acar timun-wortel, serta buah melon.
Sejumlah siswa kemudian mengembalikan makanan tersebut ke dapur SPPG yang berada tidak jauh dari sekolah. Wadah makanan dikumpulkan di depan dapur sebagai bentuk protes.
Hingga kini, pihak terkait masih menunggu hasil uji sampel dari Puskesmas Dayeuhkolot untuk memastikan kelayakan konsumsi makanan tersebut.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post