• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Senin, September 21, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Implementasi Kurikulum Merdeka

Redaksi by Redaksi
13 Oktober 2022
in ADVERTORIAL
0
Implementasi Kurikulum Merdeka
58
SHARES
166
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah berencana menerapkan Kurikulum Merdeka di semua jenjang pendidikan pada tahun 2024. Saat ini prototipe kurikulum tersebut sudah diujicobakan di 2.500 sekolah. Tahun ini kurikulum itu telah diterapkan di sekolah-sekolah penggerak di setiap kota dan kabupaten.

Sekolah penggerak inilah yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam mengimplementasikannya nanti.

Menurut Mendikbudristek, Nadiem Makarim, Kurikulum Merdeka merupakan sebuah konsep pembelajaran yang bertujuan mendalami dan mengembangkan minat serta bakat masing-masing anak.

BERITA LAINNYA

Government Visit Kementan Perkuat Peran Generasi Muda dalam Transformasi Pertanian

Government Visit Kementan Perkuat Peran Generasi Muda dalam Transformasi Pertanian

21 September 2026
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

17 September 2026
‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA : Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎

‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA : Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎

16 September 2026
Direktur Polbangtan Kementan Tegaskan Zero Toleransi Judi Online, Ajak ASN Jaga Integritas

Direktur Polbangtan Kementan Tegaskan Zero Toleransi Judi Online, Ajak ASN Jaga Integritas

10 September 2026

Ia mencontohkan, dua siswa di kelas yang sama, bahkan di keluarga yang sama, bisa jadi memiliki minat yang berbeda. “Sebagai orangtua kita tidak bisa memaksakan anak yang menyukai seni, untuk belajar computer secara mendalam. Begitupun sebaliknya,” kata Nadiem.

Jadi kurikulum ini dirancang untuk memprioritaskan kebutuhan anak sebagai pelajar yang sedang mempersiapkan masa depan kehidupannya.

Lalu bagaimana mengimplementasikan kurikulum ini pada kegiatan belajar dan mengajar di sekolah? Pada dasarnya sekolah diberi pilihan untuk menyusun kurikulum dan metoda belajar dan mengajar yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Kelak dalam prakteknya nanti para siswa akan dilibatkan pada projek-projek pembelajaran, yang memungkinkan mereka memilih kegiatan untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. Di dalam projek pembelajaran itulah, setiap siswa akan mempelajari berbagai mata pelajaran hingga mencapai standar capaiannya.

SMP Negeri I Kota Bogor, merupakan salah satu sekolah yang ditetapkan menjadi sekolah penggerak dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Kota Bogor.

Menurut Dedi Husnaeni, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri1 Kota Bogor, pihaknya telah menetapkan sebagai sekolah yang sudah berada di fase Mandiri Berbagi. Artinya, SMP Negeri I Bogor sudah dan akan terus mengembangkan kurikulum secara mandiri dan kelak akan membagikan kepada sekolah lain yang memerlukan.

“Pada kurikulum ini, inisiatif dan kreativitas metode pembelajaran berasal dari kami selaku para guru,” jelas Dedi.

Namun demikian modul-modul pembelajaran, masih bisa diperoleh dari kementrian. Di samping itu sebagai salah sau sekolah penggerak, “ Kami sudah menyiapkan guru-guru penggerak, yang sudah mengikuti pelatihan penerapan kurikulum merdeka,” tambahnya.

Mereka telah mengikuti berbagai pelatihan yang juga difasilitasi oleh Komite Sekolah. Secara teknis, saat ini kurikulum merdeka baru diterapkan pada siswa kelas 7. Sedangkan terhadap siswa kelas 8 dan 9, masih diterapkan kurikulum 2013.

Di dalam prakteknya, para siswa kelas 7 akan dilibatkan pada projek-projek pembelajaran dan para siswa diperkenankan untuk memilih kegiatan sesuai minatnya masing-masing.

Kegiatan ini seperti tambahan di luar kegiatan pembelajaran akademis biasa.
Saat ini ada 3 projek kegiatan yang dilaksanakan. Masing-masing dengan tema Demokrasi, tema Kearifan Lokal serta Tema Gerak dan Tari.

“Pada tema kearifan lokal, kami pilih aspek kuliner lokal untuk dipelajari dan dipraktekan oleh para siswa dan pada tema Demokrasi kami terapkan dalam bentuk pemilihan OSIS,” lanjut Dedi.

Di dalam kegiatan inilah ada proses pembelajaran terhadap beberapa materi ajar. Hal itu diperoleh karena pada setiap kegiatan, para siswa dapat langsung menerapkan materi-materi pembelajaran, seperti bahasa, matematika dan sebagainya.

Dengan demikian pengetahuan siswa diperoleh langsung dari pengalaman praktek. Di dalam ragam kegiatan yang diselenggarakan, terbuka pula peluang bagi para orangtua siswa untuk menjadi guru tamu.

Mereka bisa membagi pengalaman bidang kerja atau profesi masing-masing kepada para siswa. Sekaligus hal ini menguatkan kolaborasi antara pihak sekolah dengan para orangtua dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar.

Untuk dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut, maka pada beberapa mata pelajaran, jam kegiatan belajarnya dikurangi masing-masing 1 jam. Jam-jam itulah yang kemudian diakumulasi dalam seminggu untuk dipakai melaksanakan projek-projek pembelajaran.

Sedangkan untuk kegiatannya, para siswa diarahkan menentukan pilihannya berdasarkan peminatan masing-masing. Minat dan bakat siswa sebelumnya diketahui berdasarkan hasil tes diagnostik.

Terakhir, seluruh capaian pembelajaran akan dievaluasi dan hasilnya disampaikan dalam dua jenis rapot. Pertama rapot dalam bentuk nilai-nilai untuk hasil pembelajaran akademis. Kedua rapot yang disajikan dalam bentuk narasi kualitatif untuk melaporkan pencapaian siswa pada bidang kegiatan yang telah diikutinya.

Walhasil, kurikulum merdeka membuka peluang bagi setiap invidu siswa untuk memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan diri sesuai minat dan bakat masing-masing.

Metode ini adalah cerminan pemahaman, bahwasanya setiap individu anak adalah manusia istimewa dengan bakat dan kemampuannya masing-masing. Mereka perlu dididik, diajar, dibimbing dan diarahkan supaya bisa berkembang sesuai minat dan bakat yang melekat pada dirinya masing-masing. (Advertorial)

Tags: Implementasi Kurikulum MerdekaMendikbudristekNadiem Makarim

Related Posts

Government Visit Kementan Perkuat Peran Generasi Muda dalam Transformasi Pertanian
ADVERTORIAL

Government Visit Kementan Perkuat Peran Generasi Muda dalam Transformasi Pertanian

21 September 2026
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
ADVERTORIAL

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

17 September 2026
‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA : Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎
ADVERTORIAL

‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA : Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎

16 September 2026
Direktur Polbangtan Kementan Tegaskan Zero Toleransi Judi Online, Ajak ASN Jaga Integritas
ADVERTORIAL

Direktur Polbangtan Kementan Tegaskan Zero Toleransi Judi Online, Ajak ASN Jaga Integritas

10 September 2026
Pelayanan Persampahan di TPAS Galuga Berjalan Normal, 128 Truk Masuk Bergiliran
ADVERTORIAL

Pelayanan Persampahan di TPAS Galuga Berjalan Normal, 128 Truk Masuk Bergiliran

9 September 2026
Mentan Amran, Dua Tahun Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih
ADVERTORIAL

Mentan Amran, Dua Tahun Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih

9 September 2026
Next Post
Terseret Arus Air, Tiga Wisatawan Ditemukan Tewas, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

Terseret Arus Air, Tiga Wisatawan Ditemukan Tewas, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Polisi Tangkap 60 Pengedar Narkoba

Polisi Tangkap 60 Pengedar Narkoba

31 Maret 2021
Bupati Bogor Rudy Susmanto

Rudy Susmanto Syukuri Hujan Usai Salat Istisqa di Bogor

18 September 2026
bendera merah putih gratis

Sambut HUT ke-80 RI, AOB, SMSI, dan Brimob Bagikan 2.000 Bendera Merah Putih Gratis

9 Agustus 2025
Polisi Tangkap Penimbun BBM Solar Bersubsidi

Polisi Tangkap Penimbun BBM Solar Bersubsidi

28 Januari 2022

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In