BogorOne.co.id | Manchester – Joshua Zirkzee dikabarkan ingin meninggalkan Manchester United pada bursa transfer musim panas 2026. Penyerang asal Belanda itu disebut ingin kembali berkarier di Serie A dan menjadikan Juventus sebagai tujuan utama.
Menurut laporan Corriere dello Sport, Sabtu (22/8/2026), Zirkzee bahkan telah membuka komunikasi langsung dengan manajemen Juventus. Manchester United disebut tidak keberatan melepas penyerang berusia 25 tahun tersebut dengan status pinjaman.
“Pemain asal Belanda itu sangat ingin kembali ke Italia. Ia memiliki jalur komunikasi langsung dengan manajemen Juventus,” tulis Corriere dello Sport.
Manchester United disebut telah mengevaluasi sejumlah alternatif untuk menggantikan Zirkzee. Sementara itu, Juventus dan klub asal Inggris tersebut dikabarkan tengah membahas skema peminjaman dengan opsi pembelian.
Kedua klub juga disebut mempertimbangkan klausul kewajiban membeli pada akhir masa peminjaman. Hubungan baik antara Juventus dan Manchester United dinilai membuat negosiasi mengenai skema transfer tersebut lebih terbuka.
Zirkzee bukan satu-satunya penyerang yang masuk radar Juventus. Napoli juga disebut memantau situasi pemain tersebut. Namun, Zirkzee dikabarkan lebih memilih Juventus dan kini menunggu keputusan akhir klub asal Turin itu.
Keinginan Zirkzee kembali ke Italia tak lepas dari pengalamannya di Serie A. Setelah menimba ilmu di Bayern Munich, ia sempat dipinjamkan ke klub Italia sebelum kemudian memperkuat Bologna secara permanen.
Pada musim keduanya bersama Bologna, Zirkzee mencetak 11 gol dalam 34 pertandingan Serie A. Penampilan itu membuat Manchester United tertarik merekrutnya. Klub Inggris tersebut kemudian mengeluarkan sekitar 36,5 juta pound sterling untuk memboyongnya ke Old Trafford.
Namun, performa Zirkzee bersama Manchester United belum memenuhi ekspektasi. Ia mencetak gol dalam laga pembuka Liga Inggris musim 2024/2025 melawan Fulham. Setelah itu, ia hanya menambah empat gol di kompetisi tersebut.
Zirkzee beberapa kali mampu menunjukkan ketajamannya ketika Manchester United bermain dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristiknya. Namun, ia dinilai kurang cocok dengan skema serangan yang diterapkan klub saat ini.
Persaingan di lini depan Manchester United juga semakin ketat. Benjamin Sesko diperkirakan menjadi pilihan utama setelah pulih dari cedera tulang kering. Marcus Rashford kembali menjadi opsi setelah menjalani masa peminjaman, sementara Matheus Cunha juga dapat dimainkan di lini serang.
Di sisi sayap, Manchester United masih memiliki Bryan Mbeumo dan Amad. Kondisi itu membuat peluang Zirkzee memperoleh menit bermain secara reguler semakin tidak pasti.
Manchester United juga akan menghadapi agenda besar musim ini setelah kembali tampil di Liga Champions. Persaingan untuk masuk ke tim utama pun diperkirakan semakin ketat.
Jika kesepakatan dengan Juventus terealisasi, Zirkzee berpeluang kembali ke Italia untuk menghidupkan kembali kariernya setelah periode yang kurang meyakinkan di Manchester United.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post