BogorOne.co.id | Kota Bogor – Didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bogor, Waito Wongateleng melakukan tinjauan lapangan untuk monitoring proyek strategis salah satunya Proyek Jembatan Oto Iskandar Dinata (Otista) Rabu 26 Juli 2023.
Monitoring terhadap proyek strategis Kota Bogor ini sebagai tindak lanjut dari MoU antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor dalam pengawasan kegiatan pembangunan.
Hal itu sesuai Undang-Undang Kejaksaan Nomor 11 Tahun 2021 yang disebutkan, ada beberapa fungsi kejaksaan, diantaranya di bidang perdata dan tata usaha negara, penegakan hukum dan pertimbangan hukum.
Ini juga sebagai upaya akselerasi proyek strategis di Kota Bogor agar selesai tepat waktu dan sesuai aturan.
Bima Arya mengatakan, proyek strategis yang dikunjungi merupakan beberapa kegiatan dari sekian banyak kegiatan pembangunan di Kota Bogor yang didampingi oleh pihak Kejari.
Jadi lanjut Politisi PAN itu, ia mengundang Ibu Kajari untuk melihat progres di lapangan sambil menyemangati teman-teman (pekerja dan dinas).
“Ya alhamdulillah 2 titik ini, baik Masjid Agung maupun Otista ini deviasinya positif, jadi ini sudah seperempatnya dikerjakan,” katanya.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan, pihaknya memang meminta pendampingan terhadap pengerjaan proyek proyek strategis.
Di PUPR lanjut Rena, ada 7 proyek strategis yang dilakukan Walpam dan pendampingan di beberapa proyek lainnya. Saat ini sampai Minggu ke 14 capaian Pembangunan Otista sudah mencapai 24,99 persen dengan deviasi positif sebesar 3 persen. (Fry)























Discussion about this post