BogorOne.co.id – Gelaran Final Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Kota Bogor 2026 resmi berakhir di GOR B Pajajaran pada Kamis 2 Juli 2026. Turnamen yang berlangsung sejak 29 Juni lalu ini sukses menyedot antusiasme tinggi, baik dari ratusan peserta yang bertanding maupun penonton yang memadati tribun.
Ajang bergengsi ini memperebutkan Piala Wali Kota Bogor, lengkap dengan medali, piagam, serta sertifikat penghargaan bagi para pemenang.
Dukungan Penuh KONI dan Pemkot Bogor
Ketua KONI Kota Bogor, Dedi Sumarna, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesuksesan kompetisi yang diikuti oleh seluruh klub bulu tangkis se-Kota Bogor ini.
“Kami dari Pemkot dan KONI Bogor sangat mendukung dan mengapresiasi capaian dari pertandingan ini. Ini adalah proses penting untuk melahirkan juara,” ujar Dedi saat ditemui di lokasi, Kamis (2/7/2026).
Dedi mengungkapkan, Kejurkot tahun ini melombakan 23 kategori juara dengan total kepesertaan mencapai 350 atlet. Menariknya, ajang ini juga menjadi panggung pemanasan bagi para atlet andalan Kota Bogor.
“Ini adalah salah satu rangkaian proses untuk mencapai target juara di Porprov 2026. Atlet-atlet yang bertanding hari ini kebanyakan juga merupakan atlet Porprov Kota Bogor, termasuk persiapan untuk Popda yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 nanti,” tambah Dedi.
Ia juga berpesan agar para atlet terus menjaga semangat, menjunjung sportivitas, giat berlatih, dan selalu mengikuti instruksi pelatih demi merebut podium juara.
Pertandingan Alot dan Kompetitif
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PBSI Kota Bogor, Priyo Dwi Cahyono, mengakui bahwa tensi pertandingan di babak final berjalan sangat ketat dan kompetitif.
“Pertandingannya ternyata sangat alot, sehingga ada beberapa sesi terakhir yang melewati batas waktu. Tentu kita tidak bisa memaksakan waktu karena dinamika di lapangan. Namun di sisi lain, ini sangat membanggakan karena membuktikan kompetisi berjalan dengan sangat baik dan kompetitif,” jelas Priyo.
Priyo memaparkan, 23 kategori yang diperlombakan mencakup kelompok usia Pra-Dini (sekitar 6 tahun) hingga Taruna (18 tahun), yang terbagi dalam nomor Tunggal, Ganda, dan Ganda Campuran untuk sektor Putra maupun Putri.
Tren Peserta Terus Meningkat
PBSI Kota Bogor mencatat adanya tren positif dalam keterlibatan atlet lokal. Dari tahun ke tahun, jumlah peserta yang terafiliasi dengan klub-klub bulu tangkis di Kota Bogor terus melonjak.
Jumlah Peserta 2026: 350 Atlet
Tren 4 Tahun Terakhir: Selalu mengalami peningkatan
Target Tahun Depan: Menembus 400 Peserta
Menurut Priyo, Kejurkot merupakan agenda wajib tahunan Pengurus Cabang (Pengcab) PBSI yang berfungsi sebagai:
Monitoring: Memantau perkembangan dan prestasi atlet bulu tangkis Kota Bogor secara berkala.
Filter Seleksi: Menyaring atlet terbaik untuk mewakili Kota Bogor di level yang lebih tinggi seperti Kejuaraan Antar Kota dan Porprov.
Parameter Pendidikan: Menyeleksi atlet pelajar untuk diterjunkan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun Popwilda.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang dalam Kejurkot kali ini berhak membawa pulang sertifikat juara serta berbagai hadiah hiburan dari para sponsor pendukung.
“Bulu tangkis adalah olahraga yang membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. PBSI berharap kejuaraan ke depannya bisa lebih meriah, peserta terus bertambah, dan dari Kota Bogor akan terus lahir bibit-bibit atlet kelas dunia,” pungkas Priyo.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post