• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Juli 21, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

Kenali Yuk, Filosofi Pendidikan Waldorf untuk Balita

Redaksi by Redaksi
24 Maret 2023
in PENDIDIKAN
0
Kenali Yuk, Filosofi Pendidikan Waldorf untuk Balita

Filosofi Pendidikan Waldorf untuk Balita.(orami/BogorOne.co.id)

135
SHARES
283
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta – Menurut filosofi Waldorf, seni dan alam menjadi salah satu faktor sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang balita

Walau tidak sepopuler filosofi Montessori pendidikan Waldorf ternyata juga sudah banyak diadopsi untuk mendidik balita sejak tahun 1919.

Pendidikan Waldorf yang tercetus dari pemikiran filsuf, arsitek, sekaligus seniman asal Jerman bernama Rudolf Steiner menekankan pentingnya pengalaman yang diberikan pada anak dalam tujuh tahun pertama kehidupan, bagi perkembangannya di masa depan.

Menurut International Association for Steiner/Waldorf Early Childhood Education, keunggulan pendidikan Waldorf adalah fokusnya pada perkembangan holistik balita dengan mengintegrasikan konten seni, praktek dan berbagai bidang ilmu.

BERITA LAINNYA

MIS Al Barkah

Atap Rapuh Ancam Siswa MIS Al Barkah Bogor, Renovasi Tak Kunjung Datang

20 Juli 2026
Jaro Ade

Jaro Ade Gandeng PT ANTAM Bantu Renovasi SDN Cadas Leueur

20 Juli 2026
PTS

PTS Diminta Bertransformasi Total, Penurunan Mahasiswa Baru Jadi Ancaman

16 Juli 2026
Disdik Kota Bogor

Disdik Kota Bogor Siapkan Skema agar Program Wajib Menanam Pohon Tetap Berjalan

15 Juli 2026

Tidak ketinggalan, keterampilan sosial dan nilai spiritual juga menjadi bagian penting dalam pendidikan Waldorf untuk balita.

Yuk, lihat dulu beberapa prinsip dasar yang diterapkan dalam filosofi pendidikan Waldorf untuk balita.

Sejak awal, Rudolf Steiner mengatakan kalau setiap anak berkembang dengan kecepatan dan cara yang berbeda.

Itulah kenapa pendidikan Waldorf untuk balita lebih fokus mengikuti minat, perkembangan, dan kebutuhan individual anak ketimbang kurikulum dan isi buku.

Dikutip dari Waldrofeducation, aktivitas kesenian seperti bermain musik, bercerita, menggambardan mewarnai, menjadi bagian penting dalam pendidikan Waldorf untuk balita.

Semua pengalaman dalam kegiatan tadi penting untuk lebih mengembangkan kreativitas dan imajinasi yang dibutuhkan agar balita tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara fisik, emosional, spiritual dan intelektual.

Agar balita tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bisa diandalkan, pendidikan Waldorf juga menekankan pentingnya menguasai aktivitas domestik seperti memasak, membuat kue, berkebun, serta melakukan pekerjaan tangan seperti origami, memahat dan semacamnya.

Berbagai aktivitas tadi bukan hanya membekali balita dengan kecakapan hidup untuk mengurus diri secara mandiri, tapi juga menumbuhkan rasa disiplin dan tanggung jawab, mengasah kemampuan motorik halus, serta meningkatkan kreativitas.

Dalam buku Simplicity Parenting yang ditulis oleh praktisi pendidikan Waldorf Kim Brooking-Payne dan Lisa M. Ross, dikatakan bahwa memiliki rutinitas harian membuat parenting lebih mudah bagi orang tua dan menumbuhkan rasa aman dalam diri balita.

Itulah kenapa, setiap balita disarankan untuk memulai harinya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca buku, olahraga ringan, atau melakukan keterampilan tangan dengan tema tertentu.

Filosofi pendidikan Waldorf juga mendorong balita untuk banyak beraktivitas di luar ruangan atau alam bebas, agar bisa memperhatikan lebih dekat dunia di sekelilingnya.

Beraktivitas di alam bebas juga dapat menjauhkan anak dari stres serta meningkatkan fokus dan kreativitasnya. Mereka juga bisa bebas menjelajahi lingkungan fisik dan juga bersosialisasi.

Menurut Rudolf Steiner, sebenarnya tidak butuh banyak mainan balita dan gadget untuk mendukung tumbuh kembang balita.

Mainan terbaik untuk anak justru objek yang bersifat sederhana, memberikan stimulasi sensori, dan berasal dari alam, seperti biji cemara, ranting, papan kayu, kertas kardus, batu dan semacamnya.

Dengan menjadikan objek sederhana sebagai mainan, balita didorong untuk mengerahkan kreativitas, imajinasi, dan kemampuan visual spasialnya untuk membuat waktu bermain jadi lebih seru.(Ir-v)

Tags: alamBalitaFilosofiPendidikanSeniWaldorf

Related Posts

MIS Al Barkah
PENDIDIKAN

Atap Rapuh Ancam Siswa MIS Al Barkah Bogor, Renovasi Tak Kunjung Datang

20 Juli 2026
Jaro Ade
BOGOR RAYA

Jaro Ade Gandeng PT ANTAM Bantu Renovasi SDN Cadas Leueur

20 Juli 2026
PTS
PENDIDIKAN

PTS Diminta Bertransformasi Total, Penurunan Mahasiswa Baru Jadi Ancaman

16 Juli 2026
Disdik Kota Bogor
PENDIDIKAN

Disdik Kota Bogor Siapkan Skema agar Program Wajib Menanam Pohon Tetap Berjalan

15 Juli 2026
Jenal Mutaqin Ajak Para Ayah Luangkan Waktu Antar Anak ke Sekolah
PENDIDIKAN

Jenal Mutaqin Ajak Para Ayah Luangkan Waktu Antar Anak ke Sekolah

15 Juli 2026
JDIE
PENDIDIKAN

Pelajar Indonesia Sabet Emas dalam Ajang JDIE 2026 Osaka Jepang

15 Juli 2026
Next Post
Inspiratif! Seniman Bertalenta Irlandia Pamerkan Hasil Karya

Inspiratif! Seniman Bertalenta Irlandia Pamerkan Hasil Karya

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda Rumah Restorative Justice

DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda Rumah Restorative Justice

12 April 2023
Gunung Salak,

Tolak Tebang Pohon Rasamala, Ki Imang Dipercaya Kelola Program Penanaman di Gunung Salak

19 Desember 2025

Man United skipper again boosted for first goal

3 Agustus 2020
Astagfirullah! 689 Warga Kota Bogor Derita Kanker

Astagfirullah! 689 Warga Kota Bogor Derita Kanker

14 April 2021

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In