• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, April 17, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Kisah Perjalanan Dari Jawa Barat Untuk Indonesia, Cetak Petani Milenial Tangguh dan Inovatif

Redaksi by Redaksi
10 Juli 2025
in ADVERTORIAL
0
Kisah Perjalanan Dari Jawa Barat Untuk Indonesia, Cetak Petani Milenial Tangguh dan Inovatif
221
SHARES
265
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) melalui Provincial Programme Implementation Unit (PPIU) Jawa Barat terus menunjukkan hasil nyata dalam mendukung regenerasi petani dan wirausahawan muda di sektor pertanian.

Dengan cakupan lima kabupaten binaan—Bogor, Cianjur, Sukabumi, Subang, dan Tasikmalaya—program ini telah menjangkau 83.587 calon penerima manfaat (CPM) yang siap menjadi entrepreneur di sektor pertanian hingga pertengahan 2025.

Hingga saat ini, 67.728 pemuda telah menerima manfaat program telah diintervensi langsung oleh program YESS dan siap menjadi wirausaha muda di bidang pertanian, dengan 929 penerima hibah individu.

Lalu 23 klaster wirausaha, dan omzet kolektif klaster mencapai lebih dari Rp32 miliar per tahun. Dari ladang kopi di Cianjur hingga peternakan domba di Sukabumi, kisah sukses para alumni YESS menjadi inspirasi regenerasi petani di seluruh Indonesia.

BERITA LAINNYA

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone Dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone Dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

15 April 2026
Jambi Tancap Gas! Polbangtan Kementan Kawal Gerakan Tanam Serentak CSR di Batanghari dan Sarolangun

Jambi Tancap Gas! Polbangtan Kementan Kawal Gerakan Tanam Serentak CSR di Batanghari dan Sarolangun

9 April 2026
Solar Tracker Karya Anak Bangsa, Solusi Cerdas Tingkatkan Efisiensi Energi Surya di Lahan Off-Grid

Solar Tracker Karya Anak Bangsa, Solusi Cerdas Tingkatkan Efisiensi Energi Surya di Lahan Off-Grid

31 Maret 2026
Dari Dapur Tradisional ke Teknologi Modern, Mesin Pengaduk Gula Semut Tingkatkan Produktivitas Petani Aren

Dari Dapur Tradisional ke Teknologi Modern, Mesin Pengaduk Gula Semut Tingkatkan Produktivitas Petani Aren

31 Maret 2026

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut petani muda sebagai tonggak penting dalam membangun pertanian modern Indonesia. Petani muda adalah warisan berharga untuk masa depan pangan nasional.

“Dari Jawa Barat, kita melihat anak-anak muda bangkit menjadi petani milenial yang melek teknologi, mampu menciptakan lapangan kerja, dan menjaga ketahanan pangan nasional. Mereka membuktikan bahwa bertani itu keren, menguntungkan, dan masa depan,” ujar Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa keberhasilan program YESS harus menjadi model bagi provinsi lain.

“YESS bukan hanya program, tetapi gerakan perubahan. Kita melihat bagaimana pendidikan vokasi, pendampingan bisnis, dan ekosistem agribisnis terbangun dengan kuat. Generasi muda kita tidak lagi melihat pertanian sebagai pilihan terakhir, tetapi sebagai peluang emas,” ungkap Arsanti.

Aminudin, Project Manager YESS PPIU Jawa Barat, juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian luar biasa program ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja sama solid seluruh tim di Polbangtan Bogor.

“Keberhasilan PPIU Jawa Barat adalah hasil sinergi penuh dari semua pegawai Polbangtan Bogor. Dari perencanaan hingga pendampingan lapangan, kami bekerja dengan semangat kolaborasi untuk memastikan setiap penerima manfaat dapat berkembang. Kami percaya bahwa sinergi adalah kunci untuk menghadirkan perubahan nyata di sektor pertanian,” tutur Aminudin.

Ketika YESS pertama kali hadir, sektor pertanian Indonesia sedang menghadapi tantangan serius: mayoritas petani berusia di atas 50 tahun, sementara generasi muda lebih memilih bekerja di sektor lain atau merantau ke kota.

Di lima kabupaten binaan—Bogor, Cianjur, Sukabumi, Subang, dan Tasikmalaya—tantangan ini terasa nyata.

“Awalnya banyak yang ragu. Tapi kami yakin dengan pendekatan pendidikan vokasi, pendampingan intensif, hingga inkubasi bisnis, pertanian bisa kembali menarik bagi generasi muda,” kata Aminudin, Project Manager YESS PPIU Jawa Barat, dengan mata berbinar mengenang awal perjalanan program.

Kini, keraguan itu telah berubah menjadi keyakinan. Hingga pertengahan 2025, YESS PPIU Jabar telah menjangkau lebih dari 67.000 pemuda, mencetak 929 penerima hibah individu, 23 klaster wirausaha, dan omzet kolektif klaster mencapai Rp32 miliar per tahun.

Program YESS juga berhasil menghubungkan para petani milenial dengan pasar yang lebih luas. Melalui inkubator bisnis, mereka didorong untuk menghasilkan produk bernilai tambah dan bersertifikasi. Beberapa alumni kini telah menembus pasar ekspor dengan komoditas seperti kopi, rempah, dan hortikultura organik.

Selain itu, akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan dana bergulir membantu mereka mengembangkan usaha hingga skala komersial. Total akses pendanaan yang telah dimanfaatkan penerima manfaat YESS di Jabar mencapai lebih dari 132 miliar hingga 2025.

Dengan masa program yang akan berakhir pada Desember 2025, PPIU Jabar optimistis legacy YESS akan terus berlanjut melalui penguatan klaster, koperasi petani muda, dan integrasi program ke dalam kebijakan daerah.

“Dari desa-desa di Jawa Barat, kita sedang menyiapkan generasi emas pertanian yang tidak hanya bisa bertahan, tapi juga memimpin di era teknologi,” tegas Amin. (Adv)

Tags: IndonesiaInovatifJawa BaratKetahanan PanganPetani MilenialTangguh

Related Posts

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone Dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha
ADVERTORIAL

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone Dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

15 April 2026
Jambi Tancap Gas! Polbangtan Kementan Kawal Gerakan Tanam Serentak CSR di Batanghari dan Sarolangun
ADVERTORIAL

Jambi Tancap Gas! Polbangtan Kementan Kawal Gerakan Tanam Serentak CSR di Batanghari dan Sarolangun

9 April 2026
Solar Tracker Karya Anak Bangsa, Solusi Cerdas Tingkatkan Efisiensi Energi Surya di Lahan Off-Grid
ADVERTORIAL

Solar Tracker Karya Anak Bangsa, Solusi Cerdas Tingkatkan Efisiensi Energi Surya di Lahan Off-Grid

31 Maret 2026
Dari Dapur Tradisional ke Teknologi Modern, Mesin Pengaduk Gula Semut Tingkatkan Produktivitas Petani Aren
ADVERTORIAL

Dari Dapur Tradisional ke Teknologi Modern, Mesin Pengaduk Gula Semut Tingkatkan Produktivitas Petani Aren

31 Maret 2026
Dari Lahan Kacang Tanah, Inovasi Mekanis Lahirkan Harapan Baru Efisiensi Panen
ADVERTORIAL

Dari Lahan Kacang Tanah, Inovasi Mekanis Lahirkan Harapan Baru Efisiensi Panen

31 Maret 2026
Dari Cigalontang Untuk Indonesia, Power Thresher Dorong Efisiensi Panen Padi dan Kurangi Kehilangan Hasil
ADVERTORIAL

Dari Cigalontang Untuk Indonesia, Power Thresher Dorong Efisiensi Panen Padi dan Kurangi Kehilangan Hasil

31 Maret 2026
Next Post
Tinjau Progres Huntap di Sukajaya, Wabup Jaro Ade : Target Rampung 2025

Tinjau Progres Huntap di Sukajaya, Wabup Jaro Ade : Target Rampung 2025

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Peringati Hardiknas, Pemkab Bogor Usulkan Ribuan ASN dan PPPK

Peringati Hardiknas, Pemkab Bogor Usulkan Ribuan ASN dan PPPK

3 Mei 2023
Tabrakan Beruntun di Jalur Puncak, 14 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Tabrakan Beruntun di Jalur Puncak, 14 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

23 Januari 2024
Rudy Susmanto – Jaro Ade Ajak Masyarakat Berjuang Untuk Kemajuan Kabupaten Bogor

Rudy Susmanto – Jaro Ade Ajak Masyarakat Berjuang Untuk Kemajuan Kabupaten Bogor

15 September 2024
work from home

WFH Segera Diumumkan, Pemerintah Hitung Dampak ke Pajak

26 Maret 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In