BogorOne.co.id | Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta membantah telah menerbitkan surat edaran yang berisi imbauan kepada lembaga penyiaran terkait liputan aksi demonstrasi.
Ketua KPID DKI, Puji Hartoyo, menegaskan surat yang beredar di media sosial tersebut bukan berasal dari pihaknya. Surat itu disebut memuat imbauan agar media tidak berlebihan dalam menyiarkan demo yang berlangsung hari ini.
“Ya, itu sudah saya sampaikan ya, bahwa itu bukan dari kami,” kata Puji dikutip beritasatu.com, Sabtu, 29 Agustus 2025.
Puji menambahkan, KPID DKI tidak pernah mengirim surat dengan isi seperti yang tersebar. Ia bahkan mempersilakan publik mengecek langsung ke lembaga penyiaran yang disebut dalam surat tersebut.
“Nanti kalau ingin tahu lebih dalam, coba dicek media yang tercantum di situ. Ada 37 ya? Coba tanya secara acak, apakah menerima surat dari kami atau tidak. Karena kami merasa tidak bersurat ke mereka dengan isi yang dimaksud itu,” ujarnya.
Puji memastikan surat itu adalah hoaks dan meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
“Clear ya, ini bukan dari KPI Jakarta yang mengeluarkan surat tersebut,” tegasnya.
Surat yang mengatasnamakan KPID DKI itu sebelumnya ramai beredar di platform X dan grup WhatsApp hingga memicu perdebatan warganet.
Banyak netizen menilai surat tersebut sebagai upaya membatasi kerja jurnalistik dan menyorotinya di kolom komentar Instagram resmi KPI Pusat.
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post