BogorOne.co.id | JAKARTA — Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku sangat antusias menantikan duel kontra Thailand pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia mengunci tiket ke partai puncak usai meraih kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh dalam laga pamungkas Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB.
Sembilan gol kemenangan Garuda diborong oleh Mitchell Baker (11′, 20′, 37′, 42′, 90+7′), Rizky Ridho (32′), Justin Hubner (45+1′), Luke Vickery (90′), dan Kevin Diks (90+6′). Sementara dua gol balasan Bangladesh dilesakkan Shahriar Emon (36′) dan Farhaan Ali Wahid (90+1′).
Hasil ini membuat Indonesia unggul agresivitas gol atas Malaysia—yang di saat bersamaan menang 6-0 atas Singapura—sehingga berhak melaju ke final menghadapi Thailand pada Senin (5/10/2026) mendatang.
Antusiasme Herdman menatap laga final tak lepas dari sosok juru taktik Thailand, Anthony Hudson. Kedua pelatih asal Inggris ini memiliki riwayat pertempuran taktik yang panjang saat Herdman menangani Kanada dan Hudson membesut Amerika Serikat.
“Dia tahu persis bagaimana cara saya bermain. Dia mempelajari Kanada saat kami berhadapan dengan Amerika Serikat dalam banyak pertandingan,” ujar Herdman.
“Akan sangat menyenangkan bisa berjabat tangan dengannya di area teknis dan melihat dua pelatih asal Inggris saling beradu strategi,” lanjutnya.
Di sisi lain, Herdman menggarisbawahi proses pembentukan chemistry tim yang baru menjalani enam sesi latihan di bawah arahannya.
“Saya pernah membawa tim meraih dua medali Olimpiade dan paham betul bagaimana sebuah tim berkembang sepanjang turnamen. Itu butuh waktu. Pada laga kedua kami belajar mempertahankan clean sheet, lalu di laga ini kami memperlihatkan perjuangan mencetak gol,” ungkapnya.
Menanggapi gemuruh suporter di stadion yang menyerukan namanya, Herdman menegaskan fokus utamanya tetap pada sasaran jangka panjang.
“Soal suporter yang meneriakkan nama saya, misi utama kita adalah Piala Dunia 2030. Hasil ini baru satu langkah awal,” tegasnya.
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post