BogorOne.co.id — Persiapan Kota Bogor sebagai tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026 terus dimatangkan. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memastikan Hotel Green Forest siap menjadi pusat arena (homebase) untuk tujuh cabang olahraga.
“Green Forest memfasilitasi 7 cabor dengan estimasi 1.000 atlet dan official. Secara umum fasilitasnya sudah memadai dan siap,” kata Dedie usai melakukan peninjauan, pada Rabu 7 Oktober 2026.
Adapun tujuh cabor yang dipusatkan di Green Forest meliputi dansa, binaraga, anggar, petanque, angkat besi, dan arung jeram.
Meski secara umum fasilitas dinilai memadai, Dedie mencatat beberapa penyesuaian teknis minor, seperti peningkatan kualitas pencahayaan (lighting) serta penambahan media pasir untuk area pertandingan petanque.
Persiapan Lintasan Arung Jeram dan Imbauan Kebersihan
Khusus cabor arung jeram, Pemkot Bogor berencana menyiapkan area lintasan di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di wilayah RW 05 dan RW 13, yang akan digunakan selama delapan hari pertandingan.
Dedie mengakui masih ada sejumlah rintangan teknis di aliran sungai, mulai dari pembersihan bebatuan, pemangkasan ranting, hingga penanganan sampah.
Terkait hal tersebut, ia mengimbau warga untuk berhenti membuang sampah ke sungai demi kelancaran dan keselamatan pertandingan.
“Saya mohon masyarakat untuk tidak membuang sampah lagi ke sungai. Sungai Cisadane akan kita gunakan sebagai lintasan arung jeram selama kurang lebih delapan hari,” tegasnya.
Target 100 Emas dan Efek Ekonomi
Menghadapi Porprov XV Jabar 2026 yang dijadwalkan dibuka pada 2 November di Kota Bekasi dan ditutup pada 19 November, Kota Bogor membidik target realistis namun ambisius dengan menyabet 100 medali emas.
Dedie memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan skema bonus bagi para atlet yang telah berkontribusi dan tertuang dalam Perda serta dialokasikan pada anggaran Dispora.
“Uang ada, tinggal prestasi ditunjukkan. Kami optimistis target 100 emas bisa diraih melihat persiapan dan semangat para atlet, pelatih, hingga pengurus cabor,” tutur Dedie.
Selain kesiapan atlet, perhelatan ini juga memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. Sekitar 20 hotel di wilayah Bogor dilaporkan telah habis dipesan (full booked) untuk periode 2–20 November.
Dedie pun meminta kontingen dari daerah lain untuk segera mengamankan akomodasi agar tidak kehabisan kamar.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post