BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Lembaga peduli HIV/Aids LSM Lekas mengungkapkan angka kasus di Kabupaten Bogor terus meningkat setiap tahunnya. Data tahun 2020 LSM Lekas mencatat ada 1.424 orang terinfeksi HIV dan 324 orang dengan Aids.
Ketua LSM Lekas, Muksin mengatakan, kasus HIV/Aids di Kabupaten Bogor sudah sangat memprihatikan dari tahun ke tahunnya.
“Grafiknya terus naik dari tahun ke tahun, itu terjadi dari tahun 2015 hingga 2020, dan nanti pada bulan Desember data tahun 2021 baru muncul dan kemungkinan bertambah,” ujar Muksin, Rabu (15/09/21).
Parahnya lagi, kata dia, kasus terinfeksi HIV ini sudah menyebar hingga perkampungan, bukan lagi di kota saja, dan yang paling serius, LSM Lekas selalu menemukan orang terinfeksi HIV/Aids setiap bulannya 5 sampai 10 orang di Kabupaten Bogor ini
“Bahkan saya menemukan warga Kecamatan Jasinga yang ada di pedalaman terinfeksi HIV,” ungkapnya
Selain itu, angka kasus pada ibu hamil dam bayi juga lumayan tinggi. Untuk itu, perlu peran semua pihak agar HIV/Aids ini menjadi perhatian serius baik pemerintah maupun masyarakat umum.
Sebab, jika dibiarkan, kasus HIV/Aids akan meledak, dan ini akan menjadi masalah serius.
Saat ini, LSM Lekas bekerjasama dengan Pemerintah Desa untuk melakukan pembinaan atau pemahaman tentang HIV/Aids kepada masyarakat.
Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin menargetkan pada tahun 2030 Kabupaten Bogor harus bebas dari HIV/Aids.
Caranya, melalui Komisi Peduli Aids Kabupaten Bogor yang gencar melakukan kegiatan baik dari bawah maupun dari atas.
“Pembagian kondom serta memberikan penyuluhan kepada Penjaja Sek Komersil itu bagian dari Pemerintah menekan angka kasus HIV/Aids,” tandasnya. (Yud)
























Discussion about this post