BogorOne.co.id | Kota Bogor – Peroyek Gedung Perpustakaan Daerah di atas eks Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah mendapat sorotan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor.
Hal itu lantaran, dalam pengerjaan fisik proyek yang menelan uang rakyat dengan pagu anggaran Rp14 miliar baru mencapai 29 persen. Selain itu, sisa pondasi dan struktur bangunan awal masih dipertahankan.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bogor, Aryo Wicaksono mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengamati perkembangan dari pengerjaan proyek tersebut.
“Dinas terkait harus lebih mendorong lagi dalam menyelesaikan proyek revitalisasi gedung perpustakaan selesai tepat waktu,” ujar Aryo, Rabu (08/09/21).
Menurut dia, apabila terdapat kendala, Kejari Kota Bogor akan bersinergi dengan dinas terkait soal revitalisasi gedung perpustakaan tersebut. “Kita siap bersinergi jika ada kendala,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD, Atang Trisnanto meminta agar proyek tersebut dapat dirampungkan lebih cepat. Sebab, kata dia, pada November dan Desember intensitas curah hujan akan semakin tinggi. “Jadi mumpung sekarang masih kemarau, jadi perlu dipercepat,” katanya.
Disinggung mengenai penambahan lantai. Atang meminta agar pelaksana proyek melaksanakan pengerjaan sesuai dengan DED dan kualifikasi.
“Saya kira laksanakan sesuai perencanaan tinggal kemudian kita mengawasi apakah perencanaan pengerjaan yang dilakukan sesuai perencanaan dengan spesifikasinya atau tidak,” ungkapnya.
Karena lanjut Politisi PKS itu, tentu dengan 4 lantai pasti akan punya implikasi yang cukup panjang terutama dengan keselamatan dan lain lain. “Saya kira ini sama sama kita awasi bersama,” tandasnya. (Fry)

























Discussion about this post