24 C
Bogor
Selasa, 22 Juni 2021

Pedagang di Blok B Pasar Kebon Kembang Ngadu ke DPRD

Must read

Puluhan ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor di Lockdown

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang terpapar Covid-19, membuat petinggi di 'gedung putih'...

Komisi IV Desak Tambah Kapasitas Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor membuat kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 hampir...

Jam Operasional Sektor Usaha Kembali Dibatasi, PHRI Kota Bogor ‘Pasrah’

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian mengeluarkan surat edaran untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang mengubah jam...

Ingat! Mulai Besok, Pemkot Bogor Kembali Terapkan PPKM Skala Mikro

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan PPKM berskala mikro sesuai intruksi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mulai tanggal...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Para pedagang yang berada di Blok B II Pasar Kebon Kembang, mengadukan nasibnya ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Rabu (09/06/21).

Kedatangan para pedagang ini disambut oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy dan Wakil Ketua Komisi III Edi Darmawansyah.

Rusli mengungkapkan, maksud kedatangan dari para pedagang ini untuk mengadukan nasibnya yang hendak di relokasi ke Blok F Pasar Kebon Kembang.

Namun, para pedagang ini enggan untuk memindahkan lapaknya, karena sudah terbiasa berdagang di Blok B.

“Dikarnakan hari ini Blok F sudah rampung, maka Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) akan mengembalikan lagi keberadaan mereka di Blok F untuk berjualan dan mereka datang ke DPRD karena mengaku ingin bertahan berjualan di Blok B,” ucapnya.

Tak hanya itu, para pedagang juga meminta kepada DPRD untuk memfasilitasi mereka agar bisa menjadi pedagang binaan dibawah Dinas Koperasi dan UMKM.

Rusli mengaku, akan menampung aspirasi dan keinginan para pedagang untuk disampaikan kepada dinas terkait.

“Mereka juga ingin dibina oleh pemerintah akan keberadaan mereka dan DPRD menyambut baik aspirasi tersebut sebagai rumah rakyat,” pungkasnya. (Fik)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest article

Puluhan ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor di Lockdown

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang terpapar Covid-19, membuat petinggi di 'gedung putih'...

Komisi IV Desak Tambah Kapasitas Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor membuat kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 hampir...

Jam Operasional Sektor Usaha Kembali Dibatasi, PHRI Kota Bogor ‘Pasrah’

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian mengeluarkan surat edaran untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang mengubah jam...

Ingat! Mulai Besok, Pemkot Bogor Kembali Terapkan PPKM Skala Mikro

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan PPKM berskala mikro sesuai intruksi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mulai tanggal...

RSUD Kota Bogor Targetkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor mentargetkan bisa meraih predikat menjadi Rumah Sakit (RS) Rujukan Regional dari Kementerian...