BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) akan cari pemodal untuk mewujudkan proyek moda transportasi trem yang membutuhkan biaya sebesar Rp1,2 Triliun. Karena besarnya biaya proyek itu, sehingga tidak memungkinkan bisa di biayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Seperti diketahui, bahwa Pemerintah Kota Bogor melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus mematangkan rencana tersebut, karena proyek itu menjadi bagian dalam mengatasi kemacetan yang hingga saat ini belum terpecahkan.
Kepala Bappeda Kota Bogor Rudy Mashudi mengatakan, bahwa rencana proyek moda transportasi terus berjalan dan berbagai tahapannya terus dimatangkan
“Ya tahap-tahapan terus dimatangkan, sekarang kita mengkosentrasikan terhadap tiga hal pertama aspek regulasi, aspek teknis dan aspek pembiayaan,” kata Rudi, Senin (05/09/22).
Untuk regulasi kata Rudi, terkait dengan aturan pusat, regional maupun aturan di Kota Bogor. Menurut dia, asal semua tahapan telah telah di tempuh, maka pembangunan fisik bisa digarap pada tahun 2026 mendatang.
Namun lanjut dia, untuk mewujudkan proyek trem tersebut memerlukan biaya yang cukup fantastis, sekitar Rp1,2 hingga 1,3 Triliun. Dan tidak mungkin mampu dibiayai dari APBD, sehingga harus mencari investor.
“Nah untuk pembiayaan, kita tau bahwa APBD tidak memungkinkan, oleh karena itu, kita harus cari investor. Sebab jika memakai dana pinjaman juga nampaknya skemanya berat, seperti pengembalian dan sebagainnya,” ujarnya.
Untuk mendapatkan profosal pembiayaan yang baik, maka Pemkot Bogor menggandeng PT Indonesia Infrastructure Finance (PT IIF).
“Nanti PT.IIF mendampingi Perumda Transportasi (PT) dalam menyusun proposal pembiayaan dari trem itu sendiri, yang nantinya untuk ditawarkan ke Investor ” tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga mengandeng PT KAI karena, memang PT KAI adalah sebuah BUMN yang paling berpengalaman. “Ya, kami juga gandeng PT.KAI untuk membicarakan tahapan termasuk bisnis, karena mereka punya Commuter Line,” tandasnya. (Fry)
























Discussion about this post