BogorOne.co.id | Kota Bogor – Meski hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) di triwulan pertama sudah mencapai target. Namun Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor mencatat retribusi dari pajak hiburan masih jeblok.
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Lia Kania Dewi menyebut PAD di triwulan Pertama yakni akhir Maret 2021 telah mencapai 20 persen
“Alhamdulillah sih untuk pencapaian PAD di triwulan 1 sudah mencapai 20 persen. Masih terjaga dengan baik lah artinya dari sisi perencanaan, pengisian Kasda dari hasil pajak retrebusi masih terkendali sudah sesuai target,” katanya, Selasa (04/05/21).
Lia mengungkapkan masih terjaganya PAD Kota Bogor karena memang ketumpang dengan kebijakan teks insentif yang diberikan ke masyarakat tekait dengan pengurangan pajak PBB.
Dia menuturkan, memang ada beberapa pajak retrebusi belum tercapai tapi dia berharap dengan kondisi Covid terkendali vaksin dan sebagainya untuk sisi retrebusi bisa lebih optimal.
Dari sekian jumlah kategori pajak retribusi yang dikelola Bapenda, ada satu kategori yang pendapatannya masih jeblok, yakni pajak hiburan. Hal itu terjadi selama Pandemi mereka tidak beroparasi terlebih saat ini masuk bulan suci lebaran yang otomatis ditutup.
“Memang ada beberapa retrebusi yang belum mencapai target. Tapi, secara garis besar pencapaian retrebusi sudah cukup baik,” tandasnya. (Fry)





























Discussion about this post