BogorOne.co.id – Sebuah perangkat yang tidak umum terlihat di bagian bawah motor Nicolo Bulega menjadi sorotan pada tes MotoGP Valencia 2025. Ducati belum memberikan penjelasan resmi, namun berbagai spekulasi teknis mulai bermunculan.
Tes Valencia memang kerap menjadi ajang bagi pabrikan untuk menampilkan inovasi, mulai dari fairing baru hingga pembaruan mesin. Namun kali ini, perhatian justru tertuju pada sebuah alat kecil yang terpasang di bagian bawah Ducati Desmosedici yang dikendarai Bulega.
Perangkat tersebut menyerupai sensor dengan dua batang logam di dalamnya—berbeda dari alat ukur aero atau sensor aliran udara yang biasanya dipasang di sisi motor. Foto yang beredar menunjukkan bahwa perangkat itu hanya terdapat pada motor Bulega, tidak pada motor Francesco Bagnaia maupun pebalap Ducati lainnya.
Sejumlah analis teknis menduga perangkat itu digunakan untuk mengukur perubahan kecepatan dan tekanan udara di area bawah motor, terutama saat sistem ride-height device aktif. Ducati selama ini dikenal agresif mengembangkan perangkat penurun ketinggian tersebut, bahkan semakin ekstrem pada musim 2025.
Ketika bagian belakang motor turun lebih rendah saat akselerasi, aliran udara di bawah motor ikut berubah. Data dari sensor semacam ini diyakini penting untuk memahami stabilitas, efektivitas perangkat, hingga potensi drag. Informasi tersebut dapat membantu insinyur Ducati membaca perilaku sasis dan suspensi ketika motor berada pada posisi terendah.
Spekulasi lain menyebut bahwa sensor itu mungkin berkaitan dengan pengukuran ground effect, seiring aerodinamika MotoGP yang semakin kompleks. Beberapa tim bahkan mulai mengeksplorasi konsep serupa dengan yang digunakan di Formula 1. Namun, belum ada bukti kuat yang menguatkan dugaan tersebut.
Menariknya, Ducati tidak memasang alat tersebut pada motor Bagnaia. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pengujian dipusatkan pada Bulega sebagai bagian dari eksperimen tertentu, mengingat ia menjalani peran ganda sebagai pebalap WorldSBK sekaligus pengganti Marc Marquez pada beberapa seri MotoGP.
Hingga kini, Ducati belum memberikan komentar terkait fungsi perangkat itu. Meski begitu, satu hal tampak jelas: pabrikan asal Bologna tersebut terus mencari celah inovasi sekecil apa pun demi mempertahankan keunggulan, terlebih menjelang era baru MotoGP 2027 yang akan membawa perubahan besar pada mesin serta aerodinamika.
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post