BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pergerakan tanah menerjang tiga desa di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah itu dalam beberapa hari terakhir. Dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat, sementara sejumlah lainnya terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi.
Data sementara mencatat pergerakan tanah terjadi di Desa Sukasari, Desa Rabak, dan Desa Sukamulya. Di Kampung Malingping, Desa Sukasari, dua rumah warga mengalami keretakan serius hingga penghuninya harus mengungsi. Adapun di Kampung Cisirung, Desa Rabak, pergerakan tanah tidak menimbulkan kerusakan bangunan.
Kerusakan paling parah terjadi di Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya. Dua unit rumah mengalami rusak berat dan penghuninya telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Kapolsek Rumpin Kompol Suyoko mengatakan, pihaknya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah meninjau langsung lokasi terdampak.
“Peninjauan dilakukan untuk memastikan langkah penanganan yang tepat melalui koordinasi tim gabungan,” kata Suyoko.
Selain pemantauan, tim gabungan juga mengevakuasi pohon tumbang yang berpotensi membahayakan warga.
Hasil asesmen sementara menunjukkan dua rumah mengalami kerusakan paling parah. Dua keluarga telah dipindahkan ke rumah warga lain demi keselamatan.
Suyoko mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan cuaca belum menentu. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meski kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Desa Sukamulya Ikhwan Nur Arifin menyebutkan, total lima rumah warga terdampak pergerakan tanah di wilayahnya.
“Dua rumah mengalami kerusakan cukup parah, termasuk milik Furqon dan Yoyoh,” ujarnya.
Ia menambahkan, BPBD masih melakukan pendataan dan kajian lanjutan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
Keluarga Furqon yang berjumlah 11 orang dan keluarga Yoyoh dengan lima anggota keluarga saat ini mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Hingga kini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan Satpol PP masih melakukan pengecekan serta pendataan di sejumlah titik terdampak. Situasi di lapangan terus dipantau untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan tanah lanjutan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post