BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Persikabo kembali menyalakan bara semangatnya. Setelah dua laga uji coba berakhir dengan hasil positif, kepercayaan diri skuad Laskar Padjajaran kian membumbung tinggi jelang bergulirnya kompetisi Liga 4 pada Sabtu, 25 Oktober mendatang.
Di laga uji coba pertama melawan Team UKI Jakarta di Stadion Pakansari, Persikabo memang harus puas bermain imbang tanpa gol. Namun, hasil tersebut segera ditebus dengan kemenangan telak 5–1 atas PPOPM Kabupaten Bogor di Stadion Mini Cibinong. Bagi tim yang tengah membangun kembali identitasnya, dua laga itu menjadi pertanda baik: mesin Persikabo mulai hangat.
“Alhamdulillah, dua uji coba ini jadi bahan evaluasi kita. Tapi secara keseluruhan, anak-anak sudah menunjukkan progres luar biasa,” ujar Sekretaris Manajemen Persikabo, Sairan, dikutip dari bogorupdate.com, Kamis, 9 Oktober 2025.
Tak seperti tim-tim lain yang banyak mengandalkan pemain luar daerah, Persikabo justru memilih jalur berbeda. Klub ini mengusung semangat lokalitas: membangun dari akar rumput sepak bola Bogor sendiri.
“Mayoritas pemain kita 90 persen lokal Bogor, binaan Askab PSSI Kabupaten Bogor, BJL, dan SSB yang ada di wilayah sini,” kata Sairan.
Para pemain muda itu, sebagian besar berusia antara 15 hingga 17 tahun, merupakan hasil seleksi panjang yang menandai keseriusan klub dalam membina regenerasi.
“Pemain kita lahir antara 2005 sampai 2008. Kita ingin bangun fondasi kuat dari usia dini. Jadi bukan hanya main di Liga 4, tapi berproses menuju level yang lebih tinggi,” tambahnya.
Bagi Sairan, tantangan terbesar bukan pada teknik atau taktik, melainkan pada mental bertanding. Liga 4 akan menjadi ajang pembuktian seberapa kuat karakter anak-anak muda Bogor ketika menghadapi atmosfer kompetisi resmi.
“Kalau soal kemampuan, semua tim di Liga 4 relatif seimbang. Bedanya nanti ada di mental. Itu yang sedang kami tempa,” ujar Sairan.
Di balik pernyataannya, tersimpan kesadaran bahwa perjalanan Persikabo kali ini bukan sekadar mengejar hasil di atas kertas. Lebih dari itu, ini adalah proses mengembalikan marwah Persikabo klub yang pernah harum di kancah nasional, kini tengah menapaki lagi tangga kebangkitannya dari lapisan terbawah kompetisi sepak bola Indonesia.
Sairan menegaskan, semangat kebangkitan ini tidak akan lengkap tanpa dukungan publik Bogor. Ia mengajak masyarakat, komunitas sepak bola, hingga kelompok suporter untuk kembali menyatu di belakang tim kebanggaan daerahnya itu.
“Saya mohon dukungan dan doa dari semua elemen masyarakat serta suporter. Kita dukung bersama-sama, kembalikan Persikabo seperti dulu,” harapnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post