29.9 C
Bogor
Minggu, 24 Oktober 2021

Perumda PPJ Akan Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi di Tiga Pasar

Must read

Wow! Omzet Ekspor Tanaman Hias Di Kabupaten Bogor Capai Rp300 Juta Perhari

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Bupati Bogor, Ade Yasin mengklaim bahwa omzet rata-rata ekspor tanaman hias se-Kabupaten Bogor adalah sebanyak Rp200 juta sampai dengan...

Desa Sukajaya Akan Kembangkan Objek Wisata Curug Sawer

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Berbagai potensi wisata alam di wilayah Tamansari untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Salah satu potensi yang ada di Desa...

Eksekusi Bangunan Makan Korban, Yayasan Fajar Hidayah Lapor Polisi

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Bentrokan fisik terjadi dalam eksekusi bangunan yang ditempati yatim piatu di komplek Pesona Amsterdam Blok I, Desa Ciangsana, Kecamatan...

Perkuat Kaderisasi, Partai Nasdem Kota Bogor Gelar Pendidikan Politik

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Bogor menggelar pendidikan politik dan kaderisasi di Pajajaran Suite BNR, Jumat (22/10/21). Acara...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) berencana akan melakukan ujicoba penerapan aplikasi Peduli Lindungi terhadap pedagang dan pengunjung di pasar tradisional di Kota Bogor.

Rencananya, ujicoba ini akan diterapkan di Plaza Bogor dan Pasar Kebon Kembang blok A, B, F dan G. “Jadi, di tiga pasar yang akan kita ujicoba terapkan aplikasi peduli lindungi ini,” ucap Dirut Perumda PPJ, Muzakkir, Senin (27/9/2021).

Dalam menerapkannya, Muzzakir meminta kepada Kementrian Kesehatan dan Kementrian Perdagangan untuk melakukan edukasi terlebih dahulu.

“Saya minta ke Kementrian Kesehatan dan Kementrian Perdaganagan di pasar jangan disamakan dengan mal, karena kita butuh mengedukasi kepada pedagang dan pengunjung,” ujarnya.

Kendati demikian, permasalahan yang dihadapi untuk menerapkan aplikasi peduli lindungi dipasar tradisional ini, yakni tidak semua pedagang dan pengunjung mempunyai smartphone.

“Banyak pedagang kita yang mempunyai hp jadul, untuk itu kuta akan edukasi dulu ke pedagang dan pengunjung pasar sebelum menerapkan aplikasi peduli lindungi,” jelasnya.

Menurut Muzakkir, dalam penerapannya nanti, pedagang dan pengunjung pasar hanya wajib membawa bukti jika mereka sudah divaksin.

Masih kata Muzakkir, pihaknya akan mentolelir permasalahan tersebut, yang penting mereka membawa bukti sudah di vaksin.

“Dengan pengetatan ini semoga timbul kesadaran dari mereka untuk melakukan vaksin. Saat ini pedagang dibawah binaan Perumda PPJ ada sekitar  9.000 prdagang dan 80 persen sudah mengikuti vaksinasi,” pungkasnya. (Fik)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Wow! Omzet Ekspor Tanaman Hias Di Kabupaten Bogor Capai Rp300 Juta Perhari

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Bupati Bogor, Ade Yasin mengklaim bahwa omzet rata-rata ekspor tanaman hias se-Kabupaten Bogor adalah sebanyak Rp200 juta sampai dengan...

Desa Sukajaya Akan Kembangkan Objek Wisata Curug Sawer

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Berbagai potensi wisata alam di wilayah Tamansari untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Salah satu potensi yang ada di Desa...

Eksekusi Bangunan Makan Korban, Yayasan Fajar Hidayah Lapor Polisi

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Bentrokan fisik terjadi dalam eksekusi bangunan yang ditempati yatim piatu di komplek Pesona Amsterdam Blok I, Desa Ciangsana, Kecamatan...

Perkuat Kaderisasi, Partai Nasdem Kota Bogor Gelar Pendidikan Politik

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Bogor menggelar pendidikan politik dan kaderisasi di Pajajaran Suite BNR, Jumat (22/10/21). Acara...

Puluhan Koperasi Dilatih Standarisasi Laporan Keuangan Digital

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, Menengah (Diskop dan UKM) Kota Bogor menggelar pelatihan standarisasi laporan keuangan secara digital terhadap...