BogorOne.co.id | Meksiko – Piala Dunia 2026 resmi dimulai di Meksiko pada Jumat, 12 Juni 2026 dini hari WIB. Tuan rumah membuka turnamen dengan kemenangan atas Afrika Selatan dalam laga pembuka.
Namun, perhatian publik tidak hanya tertuju pada pertandingan. Tingginya harga tiket serta kebijakan pemerintah Meksiko menetapkan hari libur nasional turut menjadi sorotan pada hari pertama ajang sepak bola terbesar di dunia itu.
Banyak penggemar memilih menyaksikan pertandingan melalui zona fan festival di pusat Kota Meksiko karena tidak mampu membeli tiket stadion. Sejak Kamis pagi waktu setempat, tenda-tenda pengunjung terlihat memenuhi beberapa blok jalan di sekitar area fan zone.
Otoritas setempat memastikan kawasan tersebut tetap dibuka untuk umum setelah sempat muncul kekhawatiran acara akan dibatalkan.
Mario Martinez, 30 tahun, warga Tijuana, mengatakan dirinya datang bersama kekasihnya ke fan zone karena harga tiket pertandingan terlalu mahal.
“Kami datang ke sini karena harga tiket stadion terlalu mahal. Kami sempat khawatir acara ini dibatalkan, tetapi syukurlah semuanya berjalan lancar,” kata Martinez seperti dikutip The Guardian.
Pemerintah Kota Meksiko menetapkan hari pembukaan Piala Dunia sebagai hari libur resmi. Kebijakan itu diambil untuk mengurangi kepadatan transportasi dan mempermudah mobilitas masyarakat selama berlangsungnya pertandingan pembuka.
Meski demikian, banyak warga Kota Meksiko mengaku kecewa karena tidak dapat menyaksikan langsung laga pembuka yang digelar di kota mereka.
Dalam laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan, sejumlah suporter yang diwawancarai Reuters mengaku harus mengeluarkan biaya lebih dari US$ 3.000 untuk memperoleh tiket pertandingan. Nilai tersebut dinilai terlalu tinggi bagi sebagian besar masyarakat Meksiko.
FIFA membela kebijakan harga tiket dengan menyatakan tarif yang diberlakukan masih sebanding dengan berbagai ajang olahraga internasional berskala besar lainnya.
Kritik tetap bermunculan. Jonathan Cordoba, 33 tahun, menilai FIFA lebih mengutamakan keuntungan.
“FIFA hanya tertarik pada keuntungan,” kata Cordoba saat mengantre masuk ke stadion.
Meski mengeluhkan mahalnya tiket, Cordoba mengaku tidak menyesal telah mengeluarkan biaya besar untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.
“Ini soal gairah dan kecintaan pada sepak bola,” ujarnya.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post