BogorOne.co.id | Kota Bogor – Proyek pembangunan jembatan penghubung Kelurahan Paledang dan Pasir Jaya, Kota Bogor, menelan anggaran Rp 2,7 miliar. Pemerintah Kota Bogor menargetkan proses pengerjaan jembatan dengan bentangan 48 meter itu rampung dalam 26 pekan.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan lebar bersih jembatan mencapai 1,8 meter dan direncanakan dapat dilalui kendaraan roda dua.
“Jadi lebar bersihnya 1,8 meter, bisa untuk kendaraan motor. Tapi tentu nanti kita kembali berdiskusi dengan masyarakat dulu,” kata Jenal, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurut Jenal, proyek tersebut sempat beberapa kali gagal direalisasikan melalui APBD. Salah satu kendalanya ialah penolakan warga dan sulitnya akses menuju lokasi pembangunan.
“Memang permasalahannya klasik, ada beberapa indikator termasuk penolakan masyarakat dan akses yang memang sulit masuk,” ujarnya.
Enam bulan lalu pemerintah kembali menampung aspirasi warga untuk merealisasikan pembangunan jembatan. Pemerintah menilai keberadaan akses penghubung itu menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
“Jadi ini tanggung jawab pemerintah tentunya. Tidak ada alasan teknis maupun yuridis ketika akses masyarakat penting dan strategis, kami mencari cara,” kata dia.
Dalam proses pembangunan, warga sekitar turut dilibatkan sebagai pekerja proyek. Pemerintah juga berencana mempekerjakan warga setempat sebagai petugas keamanan jembatan.
“Termasuk satpam, kita nanti pekerjakan warga di sini untuk jaga di jembatan yang akan kita bangun hari ini,” ujar Jenal.
Pemerintah Kota Bogor juga berencana memasang portal di area jembatan untuk membatasi jam operasional guna meningkatkan keamanan lingkungan.
“Terakhir akan ada portal yang kita sepakati untuk membatasi jam operasional jembatan ini, sehingga kekhawatiran hal-hal yang tidak diinginkan bisa lebih dicegah,” kata Jenal.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post