BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Ratusan warga dari Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin, 12 Januari 2026. Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan keberatan atas penutupan tambang yang ditetapkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu.
Para demonstran menuntut kejelasan kebijakan serta mempertanyakan kompensasi yang sebelumnya dijanjikan pemerintah daerah kepada warga terdampak. Penutupan tambang dinilai berimbas langsung terhadap perekonomian masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertambangan.
Dalam orasinya, massa mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor segera membuka ruang dialog dan mendengarkan aspirasi warga. Mereka meminta pemerintah mencari solusi yang tidak merugikan masyarakat, khususnya pekerja tambang dan pelaku usaha turunan di wilayah tersebut.
Sebagian besar peserta aksi merupakan warga yang mata pencahariannya bergantung pada aktivitas pertambangan. Mereka menyatakan kekhawatiran atas keberlangsungan ekonomi keluarga setelah kebijakan penutupan diberlakukan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun pihak kepolisian terkait tuntutan warga dan jalannya aksi demonstrasi.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post