BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pendaftaran seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor telah dibuka sejak 8 Januari 2026 dan akan berlangsung hingga 14 Januari 2026. Hingga hari pertama pembukaan, Panitia Seleksi mencatat dua orang telah resmi mendaftar.
Ketua Panitia Seleksi, Hanafi, mengatakan dua pendaftar tersebut memilih posisi direksi yang berbeda. Satu orang mendaftar sebagai calon direksi keuangan, sementara satu lainnya mendaftar untuk posisi direksi operasional.
“Sampai tadi siang baru dua orang yang mendaftar. Masing-masing memilih kursi yang berbeda,” kata Hanafi, Rabu.
Hanafi menuturkan identitas para pendaftar belum dapat disampaikan ke publik. Ia menegaskan seleksi ini terbuka dan tidak membatasi jumlah peserta hingga batas akhir pendaftaran.
“Tidak ada kuota. Pendaftaran masih dibuka sampai 14 Januari 2026,” ujarnya.
Seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan berlandaskan pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018, serta Permendagri Nomor 23 Tahun 2024. Menurut Hanafi, seleksi ini terbuka bagi profesional yang memenuhi persyaratan umum dan administrasi, serta memiliki integritas dan kepemimpinan.
Proses seleksi bertujuan mewujudkan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan kinerja layanan air minum bagi masyarakat Kota Bogor.
Sebelumnya, panitia seleksi telah menggelar focus group discussion bersama Kementerian Dalam Negeri dan sejumlah pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi agar tahapan seleksi berjalan sesuai regulasi.
Hanafi menjelaskan penambahan jumlah direksi dilakukan seiring dengan bertambahnya tugas Perumda Tirta Pakuan dalam pengelolaan air limbah. Penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja tersebut telah mendapat persetujuan Kementerian Dalam Negeri melalui Surat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Nomor 900.1.13.2/8149/Keuda.
Adapun tahapan seleksi dimulai dengan pendaftaran dan pengumuman pada 8–14 Januari 2026. Seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak berlangsung pada 15–23 Januari 2026, dengan pengumuman hasil pada 26 Januari 2026.
Tahapan uji kelayakan dan kepatutan meliputi psikotes, ujian tertulis keahlian, serta penulisan makalah pada 27–28 Januari 2026. Presentasi makalah dan wawancara dijadwalkan pada 10–11 Februari 2026, dengan pengumuman hasil pada 13 Februari 2026.
Pada hari yang sama, hasil seleksi akan disampaikan kepada kepala daerah. Wawancara akhir direncanakan berlangsung pada 18 Februari 2026 secara tentatif, dilanjutkan dengan penyampaian calon direksi kepada Menteri Dalam Negeri pada 19 Februari 2026.
Penetapan dan pelantikan direksi terpilih akan menyesuaikan dengan terbitnya surat pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara daring.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post