BogorOne.co.id | Cisarua – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pos Citeko Bogor memberi peringatan dini agar warga yang berada di wilayah Bogor dan pengendara menuju puncak mewaspadai hujan serta angin kencang.
Angin secara umum bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat dengan kecepatan 05 – 40 km per jam,” kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Citeko Bogor, Fatuhri Syabani kepada wartawan.
Lebih lanjut Fatuhri menjelaskan, kondisi saat ini di wilayah Indonesia pada umumnya dan juga Propinsi Jawa barat serta wilayah Kabupaten Bogor puncak dan sekitarnya memang di bulan Maret hingga April masuk masa peralihan dari musim hujan ke Kemarau.
Dan kondisi ini memang memiliki karakteristik atmosfer yang cenderung labil kadang panas menyengat di pagi dan siang hari hujan yg berpotensi angin dan petir,” terangnya.
Kendati demikian, hujan disertai angin kencang akibat adanya daerah tekanan rendah yang berpotensi menjadi bibit siklon tropis di wilayah selatan Jawa Timur. Sehingga secara tidak langsung berpengaruh terhadap peningkatan CH dan angin kencang di wilayah Jawa.
Prakiraan cuaca wilayah Bogor, Puncak, Cianjur dan sekitarnya pagi hari ini berawan dan hujan ringan disiang hari hujan ringan hingga sedang. Sedangkan, malam har berawan hingg hujan Ringan. Rata rata suhu udara 19-26 derajat celcius dengan tingkat kelembaban udara 80 – 95 persen.
“Namun kami mengimbau peringatan dini. Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat petir dan angin kencang pada waktu antara siang hingga malam hari di wilayah Bogor dan Cianjur,” ucapnya.
Salah satu pengendara motor Deden warga Cianjur yang melintas Jalan Raya Puncak itu mengatakan, hujan beserta angin membuat para pengendara was-was. Sepanjang perjalanan menuju tempat tinggal angin tidak berhenti bertiup kencang.
Hujan disertai angin kencang sampai para pengendara berhenti, meneduh dipinggir Jalan menunggu reda hujan angin itu. “Ya takut kalo diteruskan membahayakan diri karena jalanan pada licin,” tandasnya. (Yud)























Discussion about this post