BogorOne.co.id | Kota Bogor – Memasuki usia ke-10, Bogor Women’s Club (BWC) merayakan perjalanannya secara sederhana di salah satu kafe di Kota Bogor. Sejak berdiri, komunitas ini menjadi ruang bagi perempuan Bogor untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi, budaya dan pariwisata, sosial, hingga kesehatan.
Ketua BWC, Kishanty Hardaningtyas, menuturkan, BWC lahir dari semangat perempuan Bogor yang ingin berperan nyata dalam membangun kota.
“Kami para perempuan Bogor punya misi membawa kota ini menjadi lebih baik. Pertanyaannya selalu: apa peran perempuan dan apa yang bisa kami lakukan, meskipun hal kecil. Dari profesi dan keahlian masing-masing, kami berusaha memberi manfaat. Misalnya dengan menggalang dana saat bencana atau mendorong masyarakat peduli terhadap kegiatan sosial,” jelas Kishanty, Selasa (26/8/2025).
Selama perjalanannya, BWC aktif bersinergi dengan Pemerintah Kota Bogor, pemerintah provinsi hingga pusat, serta berkolaborasi dengan berbagai komunitas lokal. Bahkan, sejumlah perkumpulan baru lahir dari inisiatif BWC, sehingga memperkuat jejaring antaranggota.
Dalam momen satu dekade ini, BWC juga menggelar penyuluhan mengenai pendaftaran Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), cara mengenali kosmetik halal, serta etika promosi produk melalui digital marketing. Kegiatan tersebut bertujuan membantu anggota maupun masyarakat meningkatkan kapasitas usaha sesuai aturan yang berlaku.
“Banyak perempuan Bogor memiliki usaha rumahan, khususnya di bidang pangan. Agar berkembang, mereka perlu sertifikasi seperti PIRT, BPOM, hingga halal. Di sinilah BWC hadir sebagai jembatan. Begitu juga dalam digital marketing, kami fasilitasi workshop agar para anggota bisa mandiri,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, BWC juga bergerak di bidang kesehatan dengan menggandeng rumah sakit dan laboratorium untuk pemeriksaan kesehatan berkala bagi perempuan, baik usia produktif maupun lansia. Komunitas ini juga rutin melakukan kunjungan ke panti sosial dan panti jompo sebagai wujud kepedulian.
Salah satu pendiri BWC, Hj. Erna Rooslyna Affandi, mengenang awal terbentuknya komunitas satu dekade lalu. Ia menilai, Bogor memiliki banyak perempuan potensial yang perlu difasilitasi agar bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, selama 10 tahun kontribusi BWC berjalan baik, baik untuk peran perempuan maupun masyarakat. Ke depan, kami ingin lebih fokus pada pemberdayaan generasi muda. Karena kami yang sekarang akan menua bersama, maka perlu ada regenerasi agar semangat ini tetap hidup,” ujarnya.
Dengan mengusung tagline “Menua Bersama”, BWC berharap dapat terus mendampingi perempuan Bogor lintas generasi—dari yang belum pernah bekerja hingga menjadi berdaya, serta dari yang belum berorganisasi hingga memahami pentingnya kebersamaan.
“Fokus kami selanjutnya adalah melibatkan perempuan muda Bogor, termasuk anak-anak kami, agar tongkat estafet perjuangan ini terus berjalan,” pungkasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post