BogorOne.co.id | Rangkasbitung – Sebagian besar ruas jalan kabupaten di Kabupaten Lebak dinyatakan layak dilintasi pemudik pada Idulfitri 1447 Hijriah. Pemerintah daerah mencatat 74,86 persen dari total panjang jalan kabupaten dalam kondisi baik, sementara 25,14 persen sisanya masih rusak dan tengah diperbaiki.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak, Dade Yan Apriyandi, mengatakan total panjang jalan kabupaten mencapai 749,43 kilometer.
“Sebanyak 74,86 persen sudah dalam kondisi baik untuk dilintasi berbagai jenis angkutan dengan permukaan aspal hotmix maupun beton. Sisanya 25,14 persen rusak dan kini dilakukan perbaikan,” ujar Dade, Sabtu, 21 Februari 2026.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Pemerintah Kabupaten Lebak mengalokasikan anggaran Rp 75,5 miliar pada 2026 untuk perbaikan jalan kabupaten dan desa. Rinciannya, Rp 47,7 miliar untuk 11 ruas jalan kabupaten dan Rp 27,8 miliar untuk 42 ruas jalan desa.
Dade berharap kondisi jalan membaik sebelum Lebaran sehingga aman dilalui pemudik. Ia memperkirakan kepadatan arus mudik akan terjadi di sejumlah jalur utama, terutama wilayah selatan yang meliputi ruas Rangkasbitung–Warunggunung–Cileles–Gunungkencana–Malingping–Bayah–Cibeber–Cilograng.
Kepadatan juga diperkirakan terjadi di wilayah tengah pada ruas Rangkasbitung–Cimarga–Leuwidamar–Bojongmanik–Cirinten, serta di wilayah timur pada jalur Rangkasbitung–Maja–Curugbitung–Sajira–Cipanas–Muncang–Sobang.
Menurut Dade, mayoritas pemudik menuju Lebak diperkirakan berasal dari Tangerang, Serang, Cilegon, Bogor, Jakarta, dan Bandung. Pemerintah daerah, kata dia, menargetkan arus kendaraan berjalan lancar selama periode mudik Lebaran.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post